Siswi SMP Muhammadiyah Raih Emas di Ajang SIMOC 2019 di Singapura

  Selasa, 09 Juli 2019   Rahim Asyik
Amanda Trishya Aulia. (http://www.suaramuhammadiyah.id)***

Amanda Trishya Aulia, siswi SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta berhasil meraih medali emas di ajang SIMOC 2019 di Singapura.

SOLO, SURABAYA.COM-- Seorang siswi SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Amanda Trishya Aulia, berhasil merebut medali emas dalam lomba Singapore International Math Olympiad Challenge (SIMOC) 2019 yang berlangsung di Singapura.

Amanda Trishya Aulia masih duduk di kelas 8 SMP Muhamadiyah PK Surakarta. Dia berhasil merebut emas untuk kategori Math Warior dan perunggu untuk Math Olympiad di Singapura.

Menurut Kepala Humas SMP Muhammadiyah PK Surakarta, Aryanto, pihak sekolah merasa bangga terhadap prestasi yang diraih siswanya yang sudah mengharumkan nama bangsa, negara, dan sekolahnya.

AYO BACA : Obesitas Bayang-bayangi Era Revolusi Industri 4.0 di Indonesia

"Amanda memang siswa yang cerdas karena terbukti di kelas 7 mampu meraih peringkat 3 besar di kelas. Prestasi Amanda di tingkat internasional ini sudah menunjukkan kapasitas kemampuannya dalam bidang matematika," kata Aryanto di Solo, Selasa (9/7/2019).

Amanda sebelumnya mampu meraih medali emas dalam perlombaan Singapore and Asian Schools Math Olympiad (SASMO) di tingkat Kota Solo, yang digelar di SD Kanisius Surakarta.

Menurut dia, tiket medali emas itu mengantarkan Amanda menuju perlombaan SIMOC di Singapura. Dara kelahiran Surakarta, 17 Maret 2006 itu mengaku sangat menggemari matematika.

Aryanto berharap prestasi yang mampu diraih Amanda di kancah perlombaan internasional mampu memberikan motivasi bagi siswa yang lain untuk giat belajar dan berprestasi.

AYO BACA : Program Raskin Sebabkan Warga Maluku Mengonversi Makanan Pokoknya dari Sagu ke Beras

Amanda Trishya Aulia mengatakan, mata pelajaran matematika menjadi momok bagi siswa yang lain. Amanda juga mengakui kalau matematika itu susah. Akan tetapi kalau sudah senang dengan hitung-hitungan pasti tetap suka untuk mencoba dan mencoba lagi.

"Saya memilik tips dan trik agar mampu menaklukkan tantangan-tantangan dalam setiap perlombaan matematika," kata Amanda.

Menurut Amanda, kuncinya yakni sering-sering latihan soal karena hampir tiap lomba mengeluarkan model soal yang berbeda-beda. Kalau belum pernah mengikuti jenis lomba, Amanda mencari dahulu soal-soal dari tahun-tahun sebelumnya.

Menurut dia, agar bisa menjadi juara perlu kerja keras dan tekun. Meskipun sudah latihan soal terus menerus dan usaha keras, belum tentu dapat juara. Maka yang diperlukan hanya satu, yaitu tetap semangat.

"Saya pahami menjadi juara adalah bonus dari kerja keras. Soal cita-cita saya belum memastikan esok mau jadi apa. Namun, keinginan ada, yakni jadi desainer interior," kata Amanda.

AYO BACA : Jangan Biarkan Anak Belajar tentang Seks dari Internet

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar