Seorang Pria Selamat Setelah Terjatuh dari Air Terjun Niagara

  Kamis, 11 Juli 2019   Rahim Asyik
Air Terjun Niagara. (Pixabay)***

Seorang pria selamat setelah mencoba bunuh diri dengan mencemplungkan diri dan terjatuh ke dalam air terjun Niagara. Pria Kanada itu diselamatkan tingginya permukaan air. Diperkirakan 25 orang per tahun mencoba bunuh diri di Niagara.

KANADA, AYOSURABAYA.COM-- Seorang pria Kanada yang tidak disebutkan namanya selamat setelah melompat ke Sungai Niagara dan jatuh dari air terjun Niagara, Selasa (9/7/2019) pagi.

Pria yang diduga hendak bunuh diri itu terselamatkan oleh tingginya permukaan air Niagara. Seandainya level permukaan airnya lebih rendah, pria itu bisa saja luluh lantak lantaran menimpa bebatuan yang ada di dasar air terjun.

Menurut situs ini, yang disebut polisi sedang “dalam krisis”itu adalah orang kelima yang selamat sejak 1960 yang terjun dari air terjun setinggi sekitar 55 meter tanpa bantuan alat apapun.

Pernyataan senada disampaikan Jim Diodati, Wali Kota Niagara Falls, Ontario, Kanada. Menurut Jim, saat volume air dari Danau Erie ke Danau Ontario lebih besar, peluang untuk jatuh dengan tidak menimpa batu lebih besar.

AYO BACA : PT Inka Coba Tembus Pasar Perkeretaapian Afrika Selatan

"Dalam hal ini, untuk yang bersangkutan, semoga dia melihatnya sebagai berkah," kata Jim seperti dilaporkan The Buffalo News, Selasa (9/7/2019).

Untuk mencegah kejadian bunuh diri serupa, banyak yang menyarankan agar dia membangun pagar dan tembok di sekitar air terjun. Masalahnya, air terjun Niagara sangat besar dengan banyak sekali titik masuk.

Menurut Jim, jauh lebih efektif kalau diberi konseling. “Solusinya langsung ke akar masalahnya. Lebihy efektif lewat konseling dan bantuan,” kata Jim.

Diketahui, kejadian bunuh diri dilaporkan Selasa (9/7/2019) pukul 4.00 waktu setempat. Begitu menerima laporan, polisi menuju lokasi dan melihat pria yang tengah mencoba memanjat dinding penahan itu melompat ke Sungai Niagara dan diamati tersapu Air Terjun Horseshoe.

Polisi kemudian melakukan pencarian dan menemukan pria itu duduk di bebatuan di tepi air di bawah lahan air terjun. Pria yang mengalami cedera ringan itu selanjutnya dibawa ke rumah sakit. "Dia pria yang sangat beruntung. Tak banyak orang yang melakukannya dan bertahan hidup," kata warga Ontario, Andy Essor.

Diperkirakan 25 orang per tahun mengakhiri hidupnya dengan melompat ke air terjun Niagara. Pemerintah sudah mencoba berbagai cara untuk mengatasinya. Di antaranya dengan membuat program layanan krisis.

AYO BACA : Lukisan Maria Assumpta Karya Basoeki Abdullah Muda Akan Dipamerkan

Keinginan untuk bunuh diri dengan melompat ke air terjun Niagara pernah dialami Dillon Girardin, seorang warga Ontario.

Saat hendak bunuh diri, kata Dillon Girardin, seseorang mendekatinya. "Dia melihat saya menangis dan kami mulai berbicara. Dia memberi tahu saya bahwa hidup itu berharga," kenang Girardin.

Tetapi ada alasan lain mengapa Girardin memutuskan untuk melanjutkan hidup. "Aku baru saja membayangkan bahha tindakan bunuh diri akan membunuh ibuku secara emosional," katanya.

Tak banyak yang seberuntung Girardin. Orang yang juga beruntung adalah Roger Woodward. Pada 9 Juli 1960, bocah berumur 7 tahun itu selamat setelah terjatuh dari Niagara.

Ada juga Kirk Jones yang pada Oktober 2013 juga selamat. Dia diselamatkan dua mantel tebal musim dingin yang dikenakannya. Jones bukan bunuh diri. Dia memang sengaja melakukannya. Pada Maret 2009 dan Mei 2012, dua pria yang tak disebutkan identitasnya juga selamat setelah terjatuh dari Niagara.

AYO BACA : Taipei Incar Turis Muslim Indonesia

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar