Inilah 17 Nama dari Kalangan Milenial yang Potensial untuk Pilwalkot Surabaya 2020

  Selasa, 16 Juli 2019   Rahim Asyik
Sebanyak 17 nama dari kalangan milenial disebut-sebut layak untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020. (Pixabay)***

Selain nama-nama lama dari partai politik dengan raihan kursi banyak, tak kurang dari 17 nama dari kalangan milenial dianggap pantas untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020.

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM-- Peneliti Surabaya Survey Center, Surokim Abdussalam menilai maraknya bakal Calon Wali Kota Surabaya 2020 dari kalangan milenial menunjukkan bahwa gairah politik warga Kota Pahlawan kian positif.

"Mereka punya modal sosial fungsional untuk bisa adaptif terhadap lingkungan yang selalu berubah cepat dan dinamis," kata Surokim di Surabaya, Selasa (16/7/2019).

AYO BACA : Sejumlah Tokoh Siap Ramaikan Pilwalkot Surabaya 2020

Berikut ini 17 nama dari kalangan milenial yang potensial untuk Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020:

  1. Eri Cahyadi (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Beppeko) Surabaya)
  2. K.H. Zahrul Azhar As'ad atau Gus Hans (Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jatim)
  3. M. Sholeh (Advokat)
  4. Azrul Ananda (Presiden Klub Persebaya)
  5. Bayu Airlangga (Ketua Muda Mudi Demokrat Jatim)
  6. Dimas Oky Nugroho (pegiat anak muda dan kewirausahawan sosial)
  7. Andy Budiman (politikus PSI)
  8. Dimas Anugerah (politikus PSI)
  9. Kuncarsono Prasetyo (mantan wartawan dan kolektor benda-benda kuno)
  10. Abraham Sridjaja (Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar)
  11. Dedy Rachman (akademisi)
  12. Sukma Sahadewa (dokter sekaligus politikus Perindo)
  13. Didik Prasetiyono (Direktur Surabaya Consulting Group/SCG)
  14. Agnes Santoso (Presenter)
  15. Siti Nasyiah (aktivis dan penulis buku)
  16. Asrilia Kurniati (Ketua Umum Gabungan Organisasi Wanita)
  17. Dwi Astuti (pengurus Muslimat Jatim)

Menurut Surokim, dengan adanya cawali milenial tersebut perpolitikan di Surabaya juga akan kian dinamis dan terbarukan. Begitu juga energi yang dibutuhkan untuk pembangunan kota yang demikian dinamis dan berubah cepat, sehingga Kota Surabaya bisa inovatif produktif dan juga kompetitif.

AYO BACA : Inilah Tahapan Pilwalkot Surabaya 2020

"Sociopreneur dan technopreneur milenial muda yang saya sebut itu untuk kebutuhan Kota Surabaya kekinian dan mendatang. Khususnya untuk bisa akseleratif mengaktivasi potensi kreatif warga kota," kata Surokim.

Menurut Dekan Fakultas Ilmu sosial dan ilmu budaya Universitas Trunojoyo Madura ini, nama-nama cawali tersebut bisa didorong untuk menyemarakkan diskusi di ruang publik sehingga bisa dipantau dan dikawal publik Surabaya.

"Faktanya kita masih kekurangan calon milenial perempuan," katanya.

AYO BACA : DPRD Kota Surabaya Siap Bahas Raperda B3

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar