​70 Korban Selamat Kebakaran KM Santika Nusantara Tiba di Surabaya

  Sabtu, 24 Agustus 2019   Rahim Asyik
Petugas memindahkan tiga jenazah korban kapal terbakar KM Santika Nusantara ke Surabaya, di Pulau Masalembu, Jawa Timur, Sabtu (24/8/2019) dini hari. Hingga saat ini tiga orang ditemukan meninggal dalam kejadian terbakarnya KM Santika Nusantara di Perairan Masalembu. (PLP Tanjung Perak Surabaya/Antara Foto)***

Sebanyak 70 orang selamat, 3 orang meninggal dunia, dan 24 dinyatakan hilang dalam kebakaran yang terjadi di Kapal Motor Santika Nusantara di Perairan Masalembu. Dalam kebakaran yang terjadi Kamis (22/8/2019) pukul 20.45 WIB itu, sejumlah korban sempat terombang-ambing di lautan hampir 12 jam sebelum berhasil diselamatkan.

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM-- Sebanyak 70 korban selamat dari Kapal Motor (KM) Santika Nusantara yang terbakar di perairan Masalembu, Jawa Timur, tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan menggunakan KM Dharma Ferry VII, Jumat (23/8/2019) malam.

Beruntung ada KM Dharma Ferry VII yang sedang berlayar dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan menuju Surabaya. Dalam pelayaran itu mereka mengevakuasi korban kapal terbakar.

Selain 70 penumpang yang telah dievakuasi menggunakan KM Dharma Ferry VII, sekitar 23 penumpang lainnya dievakuasi dengan KM Spill Citra, dan 54 penumpang lainnya dievakuasi di Pulau Masalembu. Sementara itu, 3 penumpang diinformasikan meninggal dunia serta 24 lainnya dinyatakan hilang.

AYO BACA : KPK Panggil Mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo

Pasangan suami-istri asal Samarinda, Nur Eka Wahyuni-Riskiyo Gatot mengaku bersyukur bisa selamat. Kecuali mereka, 2 anak kandungnya yang berusia di bawah lima tahun (balita), yaitu Reihana Umairoh (1,2 tahun) dan Muhammad Fadil (5), juga selamat.

"Alhamdulillah banyak penumpang lain yang membantu membawakan anak-anak saya hingga sampai di atas perahu penyelamat yang disediakan KM Santika Nusantara dan akhirnya berhasil dievakuasi oleh KM Dharma Ferry VII," ujar Eka Wahyuni, saat ditemui di sela pendataan setibanya di Terminal Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Menurut Eka, keluarganya beserta belasan penumpang lainnya sempat terombang-ambing di atas perahu penyelamat hampir 12 jam.

AYO BACA : ​Gelombang Setinggi 4-6 Meter Berpeluang Terjadi di Selatan Jawa Timur

Menurut SAR Mission Coordinator (SMC) Prasetya Budiarto, kapal yang mengangkut 111 penumpang dan 84 unit kendaraan berbagai jenis itu terbakar pada sekitar pukul 20.45 WIB, Kamis malam, 22 Agustus. Dari 111 penumpang itu, 100 orang dewasa, 6 anak-anak, dan 5 bayi.

AYO BACA: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini: Garap Semua Bidang, Tiap Anak Punya Talenta Sendiri

AYO BACA: Setiap Warga Diharapkan Tanam Minimal 25 Pohon Selama Hidupnya

AYO BACA: 584 Desa di Selatan Jawa Rawan Tsunami

AYO BACA : ​25 Kota/Kabupaten di Jawa Timur Berstatus Siaga Darurat Kekeringan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar