Protes Dinas Pendidikan Jombang, Guru Pakai Helm Saat Mengajar

  Kamis, 07 November 2019   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Guru di Jombang mengajar dengan mengenakan helm karena takut atap ambruk. Ia protes terhadap pengerjaan rehabilitas Dinas Pendidikan Jombang yang tak kunjung jalan (Sumber: Video iNews)

JOMBANG, AYOSURABAYA.COM -- Sunyono, guru di SDN Kepuh Kembeng 1 Jombang, Jawa Timur mengenakan helm saat mengajar muridnya.

Ia mengenakan helm saat mengajar karena takut tertimpa plafon dan puing-puing atap jatuh menimpa dirinya dan murid-murid.

AYO BACA : Pilkada Surabaya 2020, Bawaslu Buka Pendaftaran Panwascam

Untuk diketahui, bangunan di sekolah tempatnya mengajar sudah rusak parah di beberapa bagian. Pihak sekolah pun sudah mengajukan program rehabilitas kepada dinas terkait namun perbaikan tak kunjung dilakukan.

Melansir dari Sindonews.com, Kamis (7/11/2019), aksi Sunyono mengenakan helm ini sebagai bentuk protes kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang dan membuka mata pemerintah agar sekolahnya dapat diperbaiki.

AYO BACA : Dilaporkan Dewi Tanjung, Novel: Ngerjain Polisi, Cari Sensasi

Selain puing-puing plafon yang sering berjatuhan, genting-genting sekolah juga banyak yang bolong dan dikhawatirkan bocor dan akan mengganggu proses belajar mengajar di kelas saat memasuki musim penghujan.

Aksi protes tersebut menyusul insiden ambruknya atap SDN Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Selasa (5/11/2019) lalu pukul 08.30 WIB.

Melansir dari Antara, dalam kejadiaan nahas tersebut sebanyak dua orang meninggal dunia terdiri dari satu siswa dan guru serta belasan siswa lainnya mengalami luka-luka.

Dari data kepolisian, korban meninggal dunia disebabkan atap sekolah ambruk berinisial IA (8) warga Gentong, Kota Pasuruan dan guru bernama Silvina Asri (19).

Sementara gedung sekolah yang ambruk berada di bagian depan terdiri dari empat kelas, antara lain kelas 2-A dan 2-B dan kelas 5-A dan 5-B.

AYO BACA : Keji, ART Eks Wagub Sumsel Masukkan Bayinya ke Mesin Cuci

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar