Rekam Video Panas Jadi Siasat Raka Tak Diputus Pacar

  Sabtu, 23 November 2019   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Tersangka pengancaman (Suara.com/Aziz Ramadani)

MALANG, AYOSURABAYA.COM -- Mahasiswa Amar Raka Riski (22) diduga mengancam mantan kekasihnya DR (23) dengan rekaman video panas mereka.

Motif ancaman tersebut ditujukan agar agar korban tak bisa menolak ketika diajak pelaku berhubungan badan. Akan tetapi, buntut dari aksi pengancaman video panas itu, Raka kini harus mendekam di penjara. Polisi meringkus pemuda tersebut setelah sang kekasih membuat laporan kasus pengancaman tersebut.

AYO BACA : 31 Orang Diduga Suporter Bola Serang Kereta Pakai Batu

Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander mengatakan, terdapat 14 video panas yang direkam oleh pelaku. Peristiwa pertama direkam secara diam-diam tanpa sepengatahuan sang pacar. Kejadian pertama kali dilakukan pada April 2017.

Adegan ranjang layaknya suami-istri itu sengaja direkam Raka untuk senjata agar korban tunduk dengan kemauannya.

AYO BACA : Sadis, Komplotan Begal Setrum Sopir Truk Zainudin hingga Tewas

"Setelah direkam, video disebarluaskan melalui flashdisk, dan dipindah ke laptop untuk disimpan sebagai bahan ancaman. Pelapor melaporkan karena korban merasa diganggu dan dilecehkan, di mana korban ingin putus, namun diancam disebar luaskan video itu. Bila tidak mau diajak berhubungan badan. Pelaku mengancam akan menyebarluaskan video itu,” kata Dony seperti dikutip Beritajatim.com, Sabtu (23/11/2019).

Dari penyidikan sementara, Dony menyebutkan, lokasi perekaman video panas itu kebanyakan dilakukan di kamar indekos. Meski belum disebarkan lewat jejaring media sosial, ancaman penyebaran video panas itu sudah disalin pelaku ke berbagai perangkat seperti laptop dan flashdisk.

Selain merekam video adegan ranjang, polisi juga menemukan rekaman percakapan terkait dugaan ancaman yang dilayangkan pelaku ke sang pacar.

"Belum disebarkan tapi sudah dipindah ke flashdisk karena sifatnya sudah memindahkan data ke data lain. Ada 14 video setiap berhubungan di videokan, tempatnya berbeda-beda rata-rata di kos-kosan. Durasi video 2 menit sampai 5 menit,” katanya.

Atas perbuatannya itu, pemuda itu kini terpaksa meringkuk di penjara. Dia dijerat Pasal 29 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

AYO BACA : Demi Independensi, Erick Jamin Ahok Mundur dari PDIP

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar