Angin Puting Beliung Hantam Jatim, Satu Orang Tewas

  Senin, 25 November 2019   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Angin puting beliung terjadi di dua dusun di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. (Dok BPBD)

BANGKALAN, AYOSURABAYA.COM -- Dua dusun di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur dihantam bencana angin puting beliung.

Masing-masimg di Dusun Larlar dan Bedheng, Desa Tlaga, Kecamatan Galis. Akibatnya, satu orang meninggal dalam peristiwa angin puting beliung tersebut.

Berdasarkan laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan, selain satu orang meninggal dunia atas nama Mahmudah (18), dua orang lainnya, Sumairah (35) dan Bi'a (80), juga mengalami luka ringan.

Puluhan rumah juga tusak diterjang angin puting beliung yang terjadi pada Minggu (24/11/2019) malam sekitar pukul 20.00 WIB itu. Bahkan, dua di antaranya rata dengan tanah atau mengalami rusak berat. Masing-masing milik Abd. Munib dan Toni.

"Kemudian ada tujuh rumah semi permanin mengalami rusak sedang; 19 rumah juga semi permanin rusak ringan; tiga unit dapur rusak sedang; serta dua unit sepeda motor rusak ringan dalam kejadian tadi malam," urai Kepala BPBD Bangkalan, Rizal Morris seperti dilansir dari Suara.com, Senin (25/11/2019).

Dia menuturkan, pasca kejadian pihaknya dan Agen Bencana BPBD Provinsi Jawa Timur bersama Bupati Bangkalan, Camat Galis, Kades Tlaga, serta aparat baik dari unsur TNI maupun Polri langsung melakukan assesment di lokasi kejadian.

"Dalam kesempatan tersebut Bapak Bupati juga langsung memberikan santunan kepala keluarga korban yang meninggal dunia," tambahnya.

BPBD Bangkalan, lanjut Rizal, sudah memberikan bantuan kepada para korban berupa dua lember terpal; dua lembar tikar; dua selimut; peralatan dapur satu box; peralatan makan satu box; dan family kids satu box.

AYO BACA : Dokter Berstatus PNS di Mojokerto Cabuli Gadis

"Agar tidak terjadi hal serupa ketika terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Bangkalan, agar lebih waspada," pungkasnya.

Ngawi

Hujan deras disertai angin puting beliung juga menghantam Kabupaten Ngawi, Jawa Timur pada Minggu (24/11/2019) malam. Peristiwa tersebut merusak sejumlah bangunan dan menumbangkan pohon-pohon di wilayah setempat hingga melukai seorang warga.

Data BPBD Kabupaten Ngawi mencatat, sejumlah bangunan yang rusak meliputi atap gedung Mapolres Ngawi dan kantor Setdakab Ngawi. Beberapa kendaraan yang terparkir di sejumlah jalan protokol juga ringsek ditimpa pohon yang tumbang di kawasan tersebut.

Angin kencang yang terjadi pada Minggu petang itu juga merobohkan menara Radio Bahana FM Ngawi hingga menimpa dua rumah warga di Jalan Trunojoyo. Selain itu, angin kencang juga memporak-porandakan lapak pedagang kaki lima (PKL) dan menumbangkan pohon di kawasan Alun-Alun Merdeka Ngawi. Seorang warga pemilik warung PKL terluka akibat tertimpa pohon tumbang.

"Petugas BPBD dibantu tim reaksi cepat masih melakukan pendataan kerusakan. Ada seorang warga yang terluka," ujar Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi Alfian Wihaji Yudono sebagaimana dinukil Antara, Senin (25/11/2019) pagi.

Adapun korban luka adalah Sunarno (60) warga Desa Seloputo, Kecamatan Pitu, Ngawi. Ia mengalami luka patah tulang di bagian paha dan tangan akibat tertimpa pohon tumbang yang mengenai warungnya.

Oleh petugas dan warga, korban langsung dievakuasi ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Widodo Ngawi guna mendapatkan perawatan medis.

AYO BACA : Surya Paloh Sebut Stafsus dari Milenial Demi Transformasi

Alfian Wihaji mengatakan proses evakuasi dan pembersihan batang pohon tumbang yang melintang di sejumlah jalan protokol sebagian telah dilakukan sampai Minggu malam.

Namun, evakuasi dan pembersihan secara menyeluruh baru akan dilakukan pada Senin ini karena kondisi hari yang telah gelap dan hujan deras yang mengguyur wilayah Ngawi hingga Minggu malam.

Pihaknya mengimbau warga untuk mewaspadai hujan deras disertai angin kencang yang rawan terjadi saat awal musim hujan di Kabupaten Ngawi. Hingga kini, tim reaksi cepat dari BPBD setempat masih melakukan pendataan dan pemantauan di daerah terdampak.

Bojonegoro

Sementara itu, di Kabupaten Bojonegoro, angin kencang melanda dua kecamatan.

“Hujan terjadi sejak sore mengguyur di sebagian wilayah di Kabupaten Bojonegoro, beberapa rumah di empat desa di dua kecamatan roboh,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Umar Ghoni sebagaimana dilansir Beritajatim.com.

Sedikitnya lima rumah milik warga mengalami rusak ringan hingga rusak berat. Rumah yang rusak berat milik Sarwan, warga RT 002 RW 001 dan milik Rusmini, RT 001 RW 001 Desa Sendangrejo, Kecamatan Tambakrejo. Milik Kurhadi, RT 007 Desa Kacangan Kecamatan Tambakrejo, rumah Sani, RT 013 RW 002 warga Desa/Kecamatan Ngambon.

Rumah yang rusak sedang milik Japran, RT 004 RW 001 Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo. Serta bangunan Balai Desa Bondol, dan tower milik Dinas Kominfo di balai desa Soko Kecamatan Temayang rusak. “Tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Kini, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bojonegoro sedang melakukan pendataan dan koordinasi dengan perangkat desa dan warga setempat.

AYO BACA : Asal Patuh Metodologi, SSC Sambut Baik Polling Pilkada Surabaya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar