Tolak Bercinta, PL Karaoke di Malang Nyaris Kena Dor

  Jumat, 29 November 2019   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi pistol (Corbis.com)

MALANG, AYOSURABAYA.COM -- Polisi menangkap pria berinisial A (54) warga Kota Batam, Provinsi Kepri, lantaran aksi koboinya di tempat karaoke Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (29/11/2019) dini hari.

A nekat menembakkan pistol karena pemandu lagu di tempat karaoke tersebut menolak diajak berhubungan intim.

AYO BACA : Polemik 'Keperawanan' Atlet Shalfa Avrila Versi Keluarga

Informasi yang terhimpun oleh wartawan, peristiwa itu bermula saat A bersama temannya berinisial D, warga Kota Malang, menyewa ruang karaoke, Kamis (28/11/2019) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Mereka juga menyewa perempuan pemandu lagu berinisial F dan M. Sekitar 40 menit kemudian, A memaksa pemandu lagu berinisal F berhubungan badan, namun ditolak. Bahkan F berusaha melarikan diri.

AYO BACA : Tolak Reklamasi, PKB Desak RTRW Surabaya Direvisi

Emosi serta diduga akibat pengaruh minuman beralkohol, A mengeluarkan pistol jenis Seecamp LWS kaliber 32 dan menembakkan peluru ke arah tembok.

Beruntung, pemandu lagu inisial F berhasil keluar dari ruang karaoke. Sedangkan rekannya sesama pemandu, berinisial M hanya terdiam di dalam ruangan.

Belakangan diketahui, pistol yang dimiliki terduga pelaku mengantongi surat izin resmi Mabes Polri Nomor BUKU PAS : BPSA/KPR-38/VIII/2019 dan berlaku hingga 2020.

Senpi bernomor JW4399 itu diperuntukkan untuk beladiri sesuai Surat Izin Khusus Senjata Api (IKHSA) yang dikeluarkan oleh Mabes Polri dengan Nomor : IKHSA/4140/VIII/2019.

Kekinian kasus penyalahgunaan senpi ini dikabarkan telah ditindaklanjuti Polresta Malang Kota. Namun, hingga berita ini diunggah, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian.

AYO BACA : Bukan Soal Keperawanan, Ini Alasan Koni Jatim Coret Shalfa

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar