Kakek Renta Perkosa 2 Kuli ABG hingga Infeksi

  Kamis, 05 Desember 2019   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Tersangka AH, pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah umur. (Jatimnow.com/Hafiluddin Ahmad)

BANYUWANGI, AYOSURABAYA.COM -- Polsek Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur, meringkus eks Kepala Dusun Bunder, Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, berinisial AH (57) karena memperkosa karyawannya yang masih di bawah umur.

Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifudin mengatakan kasus pemerkosaan itu terjadi sejak Februari 2018 sampai 7 November 2019. Adapun korbannya adalah remaja berinisial R (13) dan D (15), yang tinggal di wilayah Kecamatan Kabat.

“Hasil visum korban lalu dikembangkan dengan penyelidikan oleh aparat. Pelaku mengakui telah melakukan sodomi terhadap R 5 kali dan D 6 kali,” ujar Arman seperti dikutip dari Beritajatim.com dan Suara.com, Kamis (5/12/2019).

AYO BACA : BNN dan Pemkot Surabaya Belum Bersinergi Perangi Narkoba

Arman menuturkan, pelaku menggunakan sejumlah cara saat membujuk korban untuk melampiaskan hasratnya. Salah satunya, yakni dengan memberi uang senilai Rp 50 ribu setiap kali melakukan aksi.

Kedua korban tak berani menolak karena diancam bakal dikeluarkan dari pekerjaannya.

“Kebetulan korban bekerja sebagai kuli angkut di gudang buah milik pelaku,” ungkapnya.

AYO BACA : Semua Puskesmas di Surabaya Sediakan Klinik Berhenti Merokok

Berdasarkan keterangan pelaku, dirinya bukan orang pertama yang melakukan pemerkosaan kepada kedua anak tersebut. Artinya, baik R dan D telah melakukan hal yang sama dengan orang lain.

“Bukan saya yang mengawali dia pak, anak itu sebelumnya sudah dengan orang lain. Ya, saya khilaf dan menyesal,” ucap AH yang juga juragan buah ini.

Imbas dari hubungan badan itu, korban R mengalami sakit di saluran kemih. Sedangkan D menderita infeksi menular seksual (IMS).

Polisi kini sedang mengembangkan kasus ini untuk mengetahui indikasi korban maupun pelaku yang bertambah.

AYO BACA : Rumah Tangga Bubar, Dina Rela Cerai Demi Buah Hati

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar