100 Minimarket di Surabaya Habis Izinnya Pada 2020

  Sabtu, 07 Desember 2019   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi minimarket (EPA)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Perizinan sekitar 100 minimarket di Surabaya dikabarkan akan habis pada 2020 nanti.

Menurut informasi yang dikumpulkan, beberapa izin toko modern tak bisa diperpanjang lagi pada Mei 2020 karena melanggar aturan.

Aturan yang memicu izin minimarket itu tidak bisa diperpanjang lantaran mereka berdiri di sekitar atau berdekatan dengan pasar dan lebar jalan yang kurang dari 8 meter.

AYO BACA : GM FKPPI Jatim Jagokan Agoes Soerjanto Jadi Kandidat Ketum

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Surabaya, Wiwiek Widayati mengakui pihaknya juga memiliki kajian bahwa wilayah yang sudah terlalu penuh sekali dengan toko modern untuk menerbitkan perizinan.

"Bisa jadi ada yang izinnya habis, atau barangkali nggak punya izin," kata dia seperti diberitakan oleh Jatimnow.com dan dilansir Republika.co.id, Sabtu (7/12/2019).

Disdag, kata Wiwiek, akan tetap melakukan pengawasan secara rutin terhadap toko modern yang banyak tersebar di Surabaya.

AYO BACA : Eri Cahyadi Dominasi Sentimen Pemberitaan Positif

"Kami melakukan pengawasan, Surabaya Utara, selatan, timur dan tengah. Kan luas ya," tegas Wiwiek.

DPRD Minta Perketat Izin

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno, berharap perizinan toko modern harus sesuai dengan prosedur.

"Mulai lahan parkir. Banyak toko modern tidak sesuai dengan perizinan. Seharusnya Pemkot Surabaya lebih ketat dan sesuai aturan," katanya, Jumat (6/12/2019) kemarin.

Dalam aturan, yang memicu izin toko modern itu tidak bisa 'diselamatkan' adalah berdiri di sekitar atau mendekati pasar dan lebar jalan yang kurang dari 8 meter.

"Jangan main-main dengan perizinan," tegas politisi PDIP tersebut.

AYO BACA : Soal Shalfa, Khofifah Tak Pernah Kirim Utusan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar