Emak-emak Pelaku Gendam Terciduk Usai Fotonya Viral

  Kamis, 12 Desember 2019   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia (kedua kiri) menunjukkan tersangka SC, pelaku tipu-gendam di Mapolres Tulungagung, Rabu (11/12/2019) (ANTARA/Destyan Handri Sujarwoko)

TULUNGAGUNG, AYOSURABAYA.COM -- Emak-emak pelaku penipuan bermodus gendam ditangkap polisi usai fotonya saat beraksi tersebar di media sosial.

"Tersangka berhasil kami identifikasi berkat fotonya yang sempat tersebar di media sosial," kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia di Tulungagung, Rabu (11/12/2019).

Pelaku berinisial SC (49) ini bertempat tinggal di Kediri. Di hadapan polisi, SC mengaku terpaksa melakukan tindakan kriminal tersebut karena tidak punya penghasilan dan tidak bekerja.

AYO BACA : Pengakuan PT Garam Usai Terbongkar Pasok BBM Ilegal

SC mengaku sangat ingin berjualan namun tidak memiliki modal, sehingga nekat melakukan aksi tipu-gendam dengan sasaran toko grosir pakaian dan aneka kebutuhan rumah tangga.

Terakhir, aksi SC dilakukan di sebuah toko grosir pakaian muslim di wilayah di Toko Brilyanfa Fashion di Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat.

Tipu-gendam dia lakukan setelah memilih 10 potong pakaian dan menyerahkannya ke kasir untuk dihitung harga yang harus dibayarkan.

AYO BACA : Saat Khofifah dan Romi Berdebat di Sidang Tipikor

Bukannya membayar, SC justru meminta kasir membuatkan nota dan memfoto dirinya sebelum kemudian dia pergi tanpa menyerahkan uang sepeserpun kepada kasir.

"Korban baru menyadari menjadi korban penipuan setelah pelakunya pergi. Dari foto wajah yang sempat dilakukan, korban lalu mengunggahnya ke media sosial sehingga viral dan muncullah korban-korban yang lain," kata Pandia.

Ternyata, aksi tipu gendam SC sudah berulang kali dengan korban tersebar di Kediri dan Tulungagung.

Dari laporan beberpa korban inilah polisi kemudian bergerak melakukan penangkapan terhadap SC di rumahnya di Kediri.

SC sempat pingsan saat dihadirkan polisi dalam gelar konferensi pers di lobby Mapolres Tulungagung, diduga karena stres menjadi sorotan kamera media.

SC saat ini ditahan di Polres Tulungagung dan dijerat pasal 372/378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

AYO BACA : Banyak Warga Surabaya yang Ingin Risma Jadi Wali Kota Lagi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar