BMKG Sebut Bibit Siklon Tropis Penyebab Badai di Jatim

  Senin, 06 Januari 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Pohon tumbang di sejumlah daerah di Surabaya, Minggu (5/1/2020). (Jatimnow.com/Farizal Tito)

SIDOARJO, AYOSURABAYA.COM -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda Sidoarjo memberi peringatan adanya pertemuan angin di sepanjang wilayah Jawa Timur.

Hal itu terjadi akibat adanya pola tekanan rendah berupa bibit siklon tropis di Samudra Hindia sebelah selatan wilayah Nusa Tenggara (91S). Peristiwa ini juga yang menyebabkan angin kencang yang menerjang Kota Surabaya beberapa waktu lalu.

Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto mengatakan dari analisa Madden Julian Oscillation (MJO) mulai menguat yang mengindikasikan suplai uap air meningkat.

AYO BACA : Polda Jatim Dituding Cari-cari Kesalahan Memiles

"Selain itu saat ini wilayah Jawa Timur juga sudah mendekati puncak musim hujan," ujarnya di Sidoarjo, Senin (6/1/2020).

Ia mengatakan, berdasarkan kondisi tersebut, BMKG Juanda Surabaya memprakirakan potensi cuaca ekstrem selama periode 6 sampai dengan 12 Januari 2020.

"Waspadai adanya curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Jawa Timur," ujarnya.

AYO BACA : Pemulihan Jaringan Listrik di Jatim Berlanjut

Ia menjelaskan, beberapa wilayah yang berpotensi terjadi angin kencang itu di antaranya adalah Bangkalan, Banyuwangi, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto.

"Kemudian juga ada Kabupaten Pasuruan, Kabupaten probolinggo, Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Lamongan, Lumajang, Magetan, Pacitan, Pamekasan, Pulau Bawean, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Surabaya, Trenggalek, Tuban, dan Tulungagung," katanya.

Ia menjelaskan, masyarakat diimbau supaya tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti potensi banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin

"Selain itu perlu diwaspadai adanya banjir rob di Jawa Timur terutama untuk wilayah pelabuhan Surabaya, pesisir Surabaya Timur, Sidoarjo, dan Pasuruan karena pasang maksimum memasuki fase bulan purnama pada tanggal 9 - 11 Januari 2020," katanya.

AYO BACA : Hujan Angin, Puluhan Tiang Listrik di Sidoarjo Ambruk

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar