Utang BPJS ke 2 RS di Surabaya Capai Rp62 Miliar

  Senin, 06 Januari 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi, BPJS Kesehatan (TEMPO/Tony Hartawan)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Utang BPJS Kesehatan terhadap dua rumah sakit yang dikelola oleh Pemkot Surabaya, yakni RSU Soewandi dan RSU Bhakti Dharma Husada (BDH) mencapai Rp62,43 miliar pada 2019.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Febria Rachmanita mengingatkan, tunggakan BPJS Kesehatan tersebut sangat diperlukan untuk membayar kompensasi para dokter, perawat, dan pekerja kesehatan di dua rumah sakit tersebut. Febria menagatakan, BPJS Kesehatan sebenarnya telah membayar sebagian utangnya, dari yang semula sebesar Rp71 miliar.

AYO BACA : Korban Investasi Bodong Memiles Diimbau Jangan Takut Melapor

"Sudah bayar sebagian, sekarang masih Rp62 miliar lebih," ujar Febria saat menggelar konferensi pers di Kantor Humas Pemkot Surabaya, Senin (6/1/2020).

Febria mengaku, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini telah mengirimkan surat tagihan sebanyak empat kali. Namun demikian, hingga saat ini BPJS Kesehatan masih belum melakukan pelunasan terhadap hutang-hutangnya tersebut. BPJS Kesehatan beralasan, belum bisa membayar karena kendala keuangan yang ada di BPJS Pusat.

AYO BACA : Polisi di Malang Teseret Drama Prank Suami Istri

Padahal, kata Febria, Pemkot Surabaya sejauh ini disipilin ketika membayar premi penerima bantuan iuran (PBI) maupun non PBI. "Tiap bulan pemkot bayar premi PBI Rp13,3 miliar. Non PBI Rp3,9 miliar," kata dia.

Febria mengatakan, dampak dari belum dilunasinya tunggakan oleh BPJS Kesehatan tersebut, mengganggu jasa layanan kesehatan. Karena, ada sekitar 1.800 dokter, perawat, dan tenaga kesehatan yang belum dibayar dalam empat bulan terakhir. Empat bulan yang dimaksud adalah pada periode Agustus-November.

Bulan Desember kan belum memasuki masa pembayaran. Jadi ada 1.800 itu dari dua rumah sakit (RSU Soewandi dan RSU BDH Surabaya) yang belum dibayar," kata Febria.

Meski BPJS Kesehatan belum juga melunasi hutang-hutangnya, Febria menjamin fasilitas dan pelayanan kesehatan di dua rumah sakit umum tersebut tidak akan terganggu. Namun dia berharap BPJS Kesehatan segera melunasinya.

AYO BACA : 2 Penumpang Motor di Surabaya Tewas Tertimpa Pohon

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar