Tilang Elektronik Surabaya Berbeda dengan Jakarta?

  Rabu, 08 Januari 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi tilang elektronik (Liputan6.com/Faizal Fanani)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Mulai hari ini, Rabu (8/1/2020), hingga tujuh hari ke depan Polda Jatim akan melakukan uji coba tilang elektronik (e-Tilang) atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).

Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan mengatakan uji coba bersifat internal dengan memanfaatkan CCTV (Closed Circuit Television). Untuk tahap awal, rencananya ada 20 CCTV yang tersebar di beberapa titik Kota Surabaya dengan dilengkapi sistem e-Tilang tersebut.

"Selama tujuh hari akan di uji coba dan akan di cetak pelanggaran atau tilangannya, tapi masih diberi logo uji coba. Selanjutnya, tanggal 14 Januari akan dilaunching atau diterapkan tilang elektronik," terangnya, Rabu (8/1/2020).

AYO BACA : OTT Sidoarjo, Firli KPK Besok Pidato Depan Pejabat Jatim

Budi Indra menjelaskan mekanisme sistem kerja e-Tilang ini, yakni dengan merekam secara otomatis pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara. Seperti tidak menggunakan sabuk keselamatan, tidak menggunakan helm, berkendara sambil menggunakan ponsel, pelanggaran marka jalan, menerobos lampu merah, hingga pelanggaran batas kecepatan.

Bahkan, sistem ini juga mampu merekam wajah pengemudi di dalam mobil.

"CCTV ini juga mampu merekam wajah pengendara dengan kecepatan 80 kilometer per jam. Tapi tak hanya pengemudi warga Surabaya, warga luar kota pun bisa tertangkap kamera CCTV tersebut jika nantinya melanggar," paparnya.

AYO BACA : Cukur Rambut 26 Siswa, Guru SD Dihukum Pidana

Jika pengendara terdeteksi melakukan pelanggaran, maka nopol kendaraan akan terekam dalam sistem E-Tilang. Kemudian, RTMC (Regional Traffic Management Center) Polda Jatim melakukan verifikasi jenis pelanggaran dan identifikasi kendaraan, dilanjutkan dengan pencetakan surat konfirmasi yang akan dikirim ke alamat Nopol pelanggar melalui layanan pos atau email.

Pada surat konfirmasi tersebut, terdapat pelanggaran yang terjadi dan juga kode barcode yang bisa diakses melalui website www.etle.jatim.polri.go.id.

“Setelah surat konfirmasi diterima oleh pelanggar, maka mereka bisa konfirmasi itu dengan mendatangi Mall pelayanan Publik Siola atau Polres Pelabuhan Tanjung Perak (Pos Gakkum),” kata Budi Indra.

Selanjutnya, petugas akan melakukan input data dan menerbitkan surat tilang. Kemudian, pelanggar bisa membayar denda langsung ke Bank BRI melalui transfer, m-banking ataupun setoran tunai.

AYO BACA : Dituduh Pemeran Video Panas, Selebgram Tara Lapor Polisi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar