33 Tahun Tak Pernah Renovasi, SDN 5 Jember Ambruk

  Jumat, 10 Januari 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
SDN 5 Curahkalong (Antara)

JEMBER, AYOSURABAYA.COM -- Salah satu ruangan kelas di SDN 5 Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember ambruk lantaran sudah lama tak tersentuh perbaikan oleh pemerintah setempat.

Kepala Dinas Pendidikan Jember Edi Budi Susilo membenarkan kejadian tersebut. "Kejadiannya pada Rabu, 8 Januari sekitar pukul 15.00 WIB. Yang ambruk ruang belajar untuk siswa kelas III," kata Edi seperti dilansir dari Suarajatimpost.com dan Suara.com, Kamis (9/1/2020).

Dia mengakui, ruang kelas yang ambruk itu belum pernah sekalipun direnovasi sejak dibangun pada tahun 1986. Berarti usia gedung sudah 33 tahun. Beruntungnya, kejadian ambruknya ruang kelas tidak sampai menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.

AYO BACA : Geledah Dinas PU Sidoarjo, KPK Sita 2 Koper dan Berkas

Hanya masalahnya, siswa kelas III harus masuk ke sekolah pada siang hari karena meminjam ruang kelas I untuk tetap bisa belajar.

Edi Budi menegaskan, apa pun yang terjadi, proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun bergantian ruang kelas. "Sementara bergantian dulu, sambil kami melakukan percepatan kebijakan pimpinan untuk bagaimana membangun kembali ruang kelas yang ambruk," tuturnya.

Alumnus STPDN (sekarang IPDN) itu meminta maaf atas kejadian tersebut, yang secara umum lembaganya luput memasukannya ke dalam program renovasi. Semestinya, kata Edi Budi perbaikan gedung sekolah tidak sampai menunggu ambruk.

AYO BACA : Kasus Memiles, Polda Jatim Sita Rp122 M di Bank Mandiri

"Jika semua pihak bekerja dengan baik, mulai pengawas sekolah, kepala sekolah, operator Dapodik, dan Dinas Pendidikan," ucapnya merendah.

Dia kini memerintahkan kepada seluruh kepala sekolah untuk memantau update Data Pokok Pendidikan (Dapodik) masing-masing. Pasalnya, Dapodik menjadi acuan bagi Dinas Pendidikan menyusun program untuk sekolah termasuk renovasi gedung.

"Dapodik lengkap, mulai kondisi sekolah, jumlah siswa, kebutuhan tenaga pengajar dan lain sebagainya. Update supaya tahu kebutuhan sekolah" kata dia.

Lebih lanjut, Edi Budi menyampaikan SDN Curahkalong 5 dalam Dapodik tidak menyebut butuh renovasi.

"Sehingga tidak masuk program baik yang anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun APBD 2019," kata dia.

AYO BACA : Terseret Kasus Memiles, Polisi Segera Panggil Judika

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar