KPK Sita Dokumen dan Uang di Rumah Dinas Bupati Sidoarjo

  Minggu, 12 Januari 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Bupati Sidoarjo nonaktif Saiful Ilah (kanan) memasuki gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Jumat (10/1). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso]

SIDOARJO, AYOSURABAYA.COM -- KPK menggeledah rumah dinas Bupati Sidoarjo Saiful llah lebih dari 15 jam.

Melansir dari Beritajatim.com dan Suara.com, sebanyak 12 penyidik baru selesai meninggalkan Pendopo Delta Wibawa, pada Minggu (12/1/2020) dini hari. Penyidik KPK membawa sekitar 4 koper, beberapa kardus dan tas jinjing.

AYO BACA : Teller Bank Jatim Gelapkan Uang Nasabah Rp2,7 M

Tim penyidik KPK keluar dari pendopo sekitar pukul 00.03 WIB. Penyidik KPK yang keluar dari dalam pendopo menyita dokumen penting yang diduga ada keterkitan lelang proyek infrastruktur dan lainnya.

Dokumen yang disita diduga sebagai alat bukti kasus OTT KPK yang menyeret Bupati Sidoarjo H. Saiful llah, Kadis PUBM SDA Sunarti Setyaningsih, Ketua ULP LPSE Sanadjihitu Sangadji, Judi Tetrahastoto PPKom PUBM SDA, dan dua kontraktor H. Ghofur dan H. Totok Sumedi.

AYO BACA : Muhammadiyah-NU Surabaya Harap PDIP Tetap Kritis Meski Berkuasa

Semua dokumen yang dibawa penyidik dimasukkan mobil Toyota Innova Nopol L 1000 GO warna hitam. Tim penyidik KPK yang menggeledah di Rumdin Bupati Sidoarjo dipimpin oleh Kompol Ayub Diponegoro Azhar.

Sebelumnya, Plt Jubir KPK Bidang Penindakan Ali Fikri mengatakan dalam kegiatan penggeledahan di Rumdin Bupati Sidoarjo tim penyidik menyita sekitar Rp 1 Miliar dan dalam pecahan mata uang asing antara lain USD 50.000, SGD 64.000.

“Petugas KPK juga menyita mata uang asing lainnya yaitu Dollar Australia, Euro, Yen dan lainnya. Saat ini mata uang tersebut masih dalam proses penghitungan,” kata Ali Fikri.

AYO BACA : Persentase Pengangguran Tinggi Jadi PR Pemkot Malang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar