Jatim Kembangkan Teknologi Fiber Optik Sekolah Kejuruan

  Minggu, 12 Januari 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi fiber optik (Kucari.com/Istimewa)

SIDOARJO, AYOSURABAYA.COM -- Pemprov Jatim mendorong pengembangan teknologi fiber optik di sekolah kejuruan di wilayahnya sebagai upaya meningkatkan daya saing di masa yang akan datang.

Kepala Bidang Pembinaan SMK Provinsi Jatim, Suhartono mengatakan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan garda terdepan dalam pengembangan inovasi bidang pendidikan, salah satunya pengembangan laboratorium fiber optik.

"Di Jawa Timur hanya ada tiga sekolah saja yang memiliki fasilitas ini yakni SMK Telkom Malang, SMK Telkom Sidoarjo dan juga di SMK 11 Malang," katanya di sela peresmian laboratorium Fiber Optik SMK Telkom Sidoarjo belum lama ini.

AYO BACA : Tabrak Kereta Api, Mobil di Nganjuk Terseret 5 Meter

Ia menjelaskan, persaingan teknologi yang cepat juga harus dibarengi dengan teknologi yang cepat pula, salah satunya yang dibutuhkan saat ini adalah sistem jaringan dengan menggunakan kabel fiber ini.

"Kami juga berharap sekolah lain yang ada di sekitar Sidoarjo dan juga di Jawa Timur bisa memanfaatkan keberadaan laboratorium ini," katanya seperti dilansir dari Republika.co.id, Sabtu (11/1/2020).

Salah satunya, kata dia, dalam pengembangan potensi guru supaya mereka bisa berbagi ilmu dengan memanfaatkan keberadaan laboratorium ini.

AYO BACA : 400 Pil Koplo Gagal Masuk Lapas di Mojokerto

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) Dwi S. Purnomo mengatakan laboratorium Fiber Optik SMK Telkom Sidoarjo memiliki fasilitas yang lengkap dan telah sesuai standar sertifikasi Teknik Instalasi Fiber Optik (TIFO), serta dapat langsung go live dengan koneksi jaringan telpon.

"Ke depannya, Laboratorium Fiber Optik ini dapat digunakan untuk tempat sertifikasi (tempat uji kompetensi/TUK) atau pelatihan TIFO di area Jawa Timur," katanya.

Ia mengatakan, keberadaan laboratorium Fiber Optik SMK Telkom Sidoarjo diharapkan memberikan kontribusi pada dunia pendidikan di Sidoarjo.

"Tidak hanya digunakan untuk meningkatkan kompetensi siswa kami saja, tapi juga untuk masyarakat khususnya yang memerlukan sertifikasi fiber optik," katanya.

Dwi mengatakan YPT telah mampu memetakan teknologi yang nantinya akan menjadi kekuatan di masa depan, yaitu fiber optik. Keberadaannya bukan hanya mendukung industri 4.0, tapi juga akan menuju ke era industri 5.0.

"Adanya laboratorium fiber optik tentunya menjadi sangat penting, untuk mempersiapkan sumber daya manusia masa depan yang siap untuk membangun bangsa melalui penguasaan teknologi fiber optik," katanya.

AYO BACA : Motor Terbakar di Depan Pos Polisi Tugu Pahlawan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar