Ello Penuhi Panggilan Kasus Investasi Bodong Memiles

  Selasa, 14 Januari 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Marcello Tahitoe alias Ello. [Instagram]

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Penyanyi Marcello Tahitoe (Ello) akhirnya memenuhi panggilan Polda Jatim terkait kasus investasi bodong Memiles.

Ia datang ke gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim pukul 10.00 WIB, Selasa (14/2/2020). Ello datang dengan mengenakan pakaian serba gelap dan kacamata hitam.

Ditemani kuasa hukumnya, Ello datang untuk memenuhi panggilan penyidik Subdit Indagsi Ditreskrimsus sebagai saksi.

Saat ditanya wartawan, pelantun lagu "Pergi Untuk Kembali" itu enggan menjawab. Saat ditanya kabarnya, dengan singkat dia hanya menjawab "baik".

AYO BACA : Penasaran, Warga Datangi Kerajaan Agung Sejagat Malam-malam

"Gimana kabarnya mas Ello?" tanya wartawan.

"Sehat," jawab Ello sambil berjalan menuju ruang penyidik.

Ello-Polda-Jatim
Penyanyi Marcello Tahitoe alias Ello mendatangi gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, Selasa (14/2/2020). (Suara.com/Achmad Ali)

Sementara Kabid Humas Polda Jatim Kombes Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, hari ini Ello statusnya akan dimintai keterangannya sebagai saksi.

AYO BACA : Sultan Minta Tempat Khusus bagi Perokok di Malioboro

"Artinya penyidik mendasari pada alat bukti awal yang ada. Maka kebutuhan penyidik dalam proses untuk mengambil berita acara keterangan sebagai saksi saudara MT. Dan tadi kita lihat bersama kehadirannya. Tentunya ini menambah daftar saksi yang kita lakukan pemeriksaan," jelasnya.

Sebelumnya, Trunoyudo mengatakan penyidik memerlukan keterangan Ello lantaran terlihat ada dalam acara yang diselenggarakan PT KAM And KAM. Apakah Ello tergabung dalam member dan menerima Reward dalam kasus ini?

“Itu nanti yang akan kita tanyakan lebih lanjut pada saksi,” jawab Kabid Humas.

Untuk diketahui, perkembangan kasus dugaan investasi bodong Memiles, Subdit Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Kusus Polda Jatim telah menetapkak empat tersangka dan menyita ratusan miliar dari PT Kam And Kam yang menaungi Memiles.

Awal pengungkapan, Polda Jatim telah menyita uang Rp50 miliar. Terbaru, polisi kembali menyita uang Rp122 miliar lebih dari investasi beromset Rp750 miliar tersebut.

Kekinian, seluruah uang hasil sitaam telah disimpan di rekening barang bukti (Barbuk) Polda Jatim. Dari jumlah uang yang disita, diperkirakan masih ada Rp500 miliar lebih yang masih belum terselamatkan.

AYO BACA : Overload Sejak 2014, TPA Piyungan Terima Sampah 580 Ton per Hari

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar