Kenalan di MiChat, Anak di Bawah Umur Dicabuli Kuli Bangunan

  Minggu, 09 Februari 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi pencabulan (istimewa)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM — Seorang gadis berusia 14 tahun di Surabaya menjadi korban pencabulan oleh lelaki dewasa yang dikenalnya melalui MiChat.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni menjelaskan, korban dan pelaku baru berkenalan sejak satu bulan terakhir. Mereka berkenalan melalui aplikasi MiChat kemudian berlanjut via WhatsApp.

Pelaku bernama Abib (26) yang bekerja sebagai kuli bangunan berdomisili di Sidoarjo. Sedangkan korban berada di Surabaya.

Pelaku melalui aplikasi percakapan mengajak gadis cilik itu bertemu di salah satu warung kopi yang berada di kawasan Jambangan, Surabaya.

"Setelah berkomunikasi intensif di WA (WhatsApp) mereka berpacaran. Kemudian pelaku mengajak bertemu korban di warkop. Korban di situ diajak bermain gameonlinehingga malam," jelas Ruth saat dihubungi,Sabtu (8/2/2020).

Karena sudah larut, Abib tiba-tiba memberanikan diri untuk mengajak korban menginap di salah satu Hotel di Surabaya. Kejadian itu dilakukan pada 3 Februari 2020 sekira pukul 02.00 WIB.

"Di hotel tersebut ternyata pelaku mengajak korban untuk melakukan persetubuhan layaknya suami istri. Korban dipaksa dan dibujuk rayu oleh tersangka untuk melakukannya," kata Ruth.

Untuk membujuk rayu korban, pelaku lagi-lagi menjanjikan tidak meninggalkan korban dan akan selalu bersama dengannya.

"Persetubuhan ini dilakukan sebanyak dua kali oleh pelaku di hotel tersebut," lanjutnya.

Korban yang tak percaya dengan janji manis pelaku, akhirnya bercerita ke orang tuanya karena sudah dicabuli oleh Abib. Orang tua korban melaporkannya ke kepolisian untuk meringkus Abib ini.

"Pelaku kami tangkap dan kami sangkakan dengan Pasal 81 Undang-Undang RI nomor 17 tahun 2016 dengan ancamana hukuman maksimal 15 tahun penjara.”

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar