Warga Surabaya Diimbau Tak Termakan Hoaks Penculikan Anak

  Selasa, 25 Februari 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi penculikan anak (id.theasianparent.com/Istimewa)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM — Pemkot Surabaya mengimbau warga tetap waspada, tenang, dan tak termakan berita bohong atau hoaks terkait penculikan anak.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat, BPB Linmas Pemkot Surabaya Eko Yudi memastikan, pihak kecamatan dan kelurahan sudah membuat surat edaran yang ditujukan kepada sekolah-sekolah dan masyarakat melalui RW dan RT setempat terkait isu penculikan.

“Jadi, sekali lagi kami imbau warga tetap waspada, tapi juga harus tenang supaya tidak termakan hoaks. Waspada harus, tapi harus tetap tenang dan tidak boleh main hakim sendiri,” kata Eko di kantor Humas Pemkot Surabaya, Selasa (25/2).

Eko memastikan, BPB Linmas sudah menginstruksikan kepada para Kasatgas Linmas untuk keliling ke sekolah-sekolah, terutama PAUD, TK, dan SD. Adapun jumlah Kasatgas Linmas yang bertugas mengawasi sekolah-sekolah sebanyak 154 orang atau setara dengan jumlah kelurahan.

“Kalau jam pulang, saya minta dimonitor. Terutama terhadap sekolah-sekolah yang sifatnya eksklusif, dimana anak-anaknya naik antar jemput,” ujar Eko.

Eko juga meminta para petugas keamanan untuk menanyakan setiap tamu yang berkunjung, baik di sekolah maupun perumahan-perumahan. Minimal tentang tujuan kunjungan. Dia juga menginstruksikan untuk mencatat nomor kendaraan setiap pengunjung.

"Kalau ada apa-apa akan ketahuan, tamu yang berkunjung ke rumah siapa, dan nomor kendaraannya berapa? Ini upaya preventif. Untuk perumahan yang menerapkan one gate system mudah pengawasannya,” kata dia.

Kendati tidak ada kasus penculikan di Surabaya, namun menurutnya, kewaspadaan harus tetap dilakukan. Dia pun menginhatkan, apabila masyarakat menemukan hal-hal yang mencurigakan, bisa menghubungi layanan tanggap darurat Command Center 112 milik Pemkot Surabaya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar