Cerita Saksi Mata Begal Payudara di Tambaksari Surabaya: Korbannya 4

  Jumat, 28 Februari 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Detik/detik pelecehan oleh oknum pesepeda motor kepada siswi SMA. [Facebook/Yuni Rusmini]

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM — Saksi aksi pelaku begal payudara di Jalan Kedung Sroko, Tambaksari, Surabaya menceritakan kembali kejadian yang ia lihat saat kejadian.

Malik, salah satu mahasiswa FK Unair bercerita bahwa ia saat itu sedang menuju kampusnya di siang hari dengan berjalan kaki. Ia melewati tiga orang perempuan yang juga mahasiswa dari kampusnya yang saat itu juga tengah berjalan kaki.

Setelah melewati ketiganya tiba-tiba Malik mendengar suara teriakan dari belakangnya dan ternyata ketiga perempuan tadi lah yang berteriak. Saat menoleh ke belakang Malik sudah melihat perempuan tersebut tengah menutupi bagian dadanya dengan kedua tangannya menyilang.

"Waktu saya lagi jalan dibelakang saya kan ada tiga orang mahasiswa nih yang jalan barengan, kemudian tiba-tiba ada yang teriak tuh di belakang saya, saya langsung kaget dan langsung noleh ke belakang," ujar Malik ditemui di sekitaran Jalan Kedung Sroko, Jumat (28/2/2020).

Saat menyingkap kedua tangannya tersebut, lanjut Malik perempuan berbaju ungu berkerudung itu menangis sejadi-jadinya dan kembali menuju tempat kos didampingi dua teman lainnya.

"Itu langsung nangis mas, langsung minta ke temennya yang dua buat balik ke kosnya. Saya juga nggak tahu secara persis gimana orangnya ngelakuin tadi. Cuma lihat boleh aja ada orang nangis teriak," ungkapnya.

Hanya saja, Malik mengungkapkan jika korban begal payudara di sekitaran Jalan Kedung Sroko, Tambaksari Surabaya sudah terdapat 4 korban. Malik mengatakan jika 4 korban tersebut dua di antaranya merupakan teman sekampusnya. Ia mengetahui hal itu setelah mendapat cerita dari temannya serta menjadi saksi kejadian saat terduga pelaku melakukan aksinya.

"Sudah ada 4 orang kalau nggak salah mas, dua itu juga teman saya sendiri yang jadi korban," ucapnya, Jumat (28/2/2020).

Malik menyebut jika kejadian aksi begal payudara di Jalan Kedung Sroko ini baru saja terjadi. Biasanya, belum pernah ada kejadian aksi-aksi cabul di daerah ini.

"Ini baru aja mas kejadian, biasanya sih ya nggak ada yang kayak beginian aman-aman saja kok," ujarnya.

Kejadian itu kata Malik terjadi dalam seminggu ini. Dalam minggu ini sudah dua kali kejadian pelaku begal payudara melakukan aksinya.

"Dalam seminggu ini kalau nggak salah mas, ini masih baru kok. Sekitar hari Selasa dan Rabu mas," ujarnya.

Pantauan di lokasi, di kawasan sekitar Jalan Kedung Sroko memang banyak terdapat bangunan rumah yang disewakan bagi mahasiswa untuk menginap. Di tempat ini juga banyak menyewakan kos-kosan yang diketahui tak jauh dari Universitas Airlangga.

Malik juga mengatakan bahwa lokasi yang berdekatan dengan kampus membuat mahasiswa banyak yang berjalan kaki ketika berangkat kuliah. Sehingga pelaku dapat dengan mudah mencari mangsa-mangsa untuk melakukan aksi begal payudaranya.

"Di sini kan banyak tempat kos buat mahasiswa, lokasinya juga dekat dengan kampus. Jadi pelaku mengincar orang-orang yang sedang jalan kaki," tandansya.

Sebelumnya, Sejumlah kejadian kejahatan begal payudara terjadi di Jalan Kedung Sroko, Tambaksari, Surabaya viral di media sosial. Aksi pelecehan seksual tersebut diduga dilakukan oleh seorang pria pengendara motor yang berkendara sendirian.

Hal tersebut viral setelah diunggah oleh pemilik akun Twitter bernama @aulia_aullea pada Rabu (26/2/2020). Akun tersebut menuliskan, "ada informasi seperti ini… mohon bantuan perlindungan terutama kami mahasiswa yang sering jalan di daerah ini."

Akun itu juga mengunggah informasi yang diblok warna merah yang bertuliskan, "Hati-Hati !! Bagi yg melintas di Jalan Kedung Sroko, Surabaya. Telah terjadi pelecehan payudara. Hari ini, Rabu, 26 Februari ada 2 korban yang terlecehkan. Plat L-6936-XU. Laki-laki menggunakan motor Jupiter warna biru. Sebarkan ya!!!,” tulis akun @aulia_auleea.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar