Surabaya Klaim Penurunan Kasus DBD

  Minggu, 01 Maret 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Pasien demam berdarah dirawat di rumah sakit. (Shutterstock)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM — Pemkot Surabaya melalui Dinas Kesehatan rajin menggelar Gebyar Pemberantas Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak di seluruh kecamatan se-Surabaya. 

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mengantisipasi dan pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, hingga Februari 2020, jumlah masyarakat yang terkena DBD turun pesat. Febria mengungkapkan, pada Februari 2019, terdapat 48 masyarakat Surabaya yang terjangkit penyakit DBD. Namun tahun ini, hanya ada empat kasus DBD di Surabaya. “Jumlahnya ada empat warga yang kena DBD bulan ini. Dibandingkan Februari tahun lalu ada 48. Jadi penurunannya banyak,” kata Febria di Surabaya, Minggu  (1/3/2020).

Gebria menjelaskan, pemberantasan nyamuk secara serentak yang dilakukan adalah salah satu cara efektif untuk menekan angka penderita penyakit DBD. Karena itu, semua sektor dilibatkan dalam pencegahan ini. Mulai Bumantik (Ibu-ibu Pemantau Jentik), Ketua RT/RW, pelajar serta guru, camat, lurah hingga jajaran kepolisian, dan TNI. “Semua stakeholder kami libatkan. Upaya dilakukan rutin satu minggu sekali di rumah-rumah warga dan sekolah,” ujar Febria

Selama kegiatan berlangsung, Febria menjelaskan, biasanya Bumantik mengajak pemilik rumah atau pemilik bangunan bersama-sama memeriksa dan membersihkan tempat yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk. Seperti bak air, tatakan pot bunga, vas bunga, dispenser, tempat minum burung, bak mandi, dan lain-lain.

“Nah hasil dari pemantauan ini dicatat dan dilaporkan di kecamatan. Ini kami jadikan bahan evaluasi kegiatan pengendalian DBD,” kata Febria.

Febria mengajak masyarakat dapat saling menjaga dan meningkatkan kewaspadaannya terhadap pencegahan dan pengendalian penyakit DBD. "Melalui pembudayaan PSN 3M plus (menguras, menutup, dan mendaur ulang)," kata Febria.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar