IRT di Surabaya Diringkus: Sebar Hoaks Corona

  Senin, 09 Maret 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menunjukan barang bukti berupa unggahan yang dilakukan MF dalam grup Facebook. [Suara.com/Achmad Ali]

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM— Polisi menangkap ibu rumah tangga (IRT) warga Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya lantaran sebar informasi terkait virus corona.

Perempuan berinisial MF (27) bernasib sial, karena semula berniat mengingatkan agar waspada terhadap virus corona yang mulai mewabah di Indonesia, malah ditangkap polisi.

Dia ditangkap, lantaran, kata-kata dalam pesan yang diunggah di akun media sosialnya hoaks alias berita bohong yang tidak jelas sumbernya. Hal itu diakui oleh MF yang kekinian telah ditetapkan menjadi tersangka.

"Jadi tersangka MF ini menyampaikan berita bohong yang meresahkan masyarakat terutama Surabaya dengan caption; 'Pasien virus corona sudah ada di RSUD SOETOMO sby. Smoga kita smua sllu dlm lindungan Allah. Dan sllu jaga kesehatan dolor2'," jelas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko pada Senin (9/3/2020).

Tersangka MF menceritakan, awalnya dirinya mendapat informasi dari grup WhatsApp (WA) wali murid. Dalam informasi yang diunggahnya, disebut ada pasien Virus Sorona dirawat di RSUD dr Soetomo, Surabaya.

"Dari situ saya ambil dan saya unggah di Facebook saya (Dilla)," terang MF.

MF sendiri mengakui, jika apa yang disebar adalah hoaks. Dia juga tidak mengetahui kebenaran pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut apakah benar-benar positif Virus Corona.

"Saya minta maaf. Saya akui saya salah karena infirmasi itu ternyata bohong," sesalnya.

Kekinian, penyidik Sundit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim masih terus melakukan pemeriksaan terhadap tersangka untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar