Seleksi CPNS Jatim Ditunda karena Corona

  Selasa, 17 Maret 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi persiapan menuju tes SKB CPNS. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM — Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi peserta CPNS di lingkungan Pemprov Jatim diputuskan ditunda.

Demikian kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur Nur Kholis. Pelaksanaan SKB yang semula dijadwalkan dilaksanakan pada 26 Maret 2020, ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Nur Kholis menjelaskan, keputusan penundaan ini diambil setelah dilakukannya rapat koordinasi dengan pihak terkait. SKB diputuskan ditunda setelah merebaknya wabah virus corona. Sehingga, kata Nur Kholis, demi keamanan bersama pelaksanaan SKB diputuskan untuk ditunda.

“Kami berkoordinasi dengan BKN Kanreg dua di sini terkait adanya kabar bahwa akan ada penundaan SKB. Dan ternyata setelah kami konfirmasi BKN mengiyakan bahwa memang ada penundaan demi keamanan bersama,” kata Nur Kholis, Selasa (17/3/2020).

Nur Kholis mengatakan, setelah adanya ratusan kasus terjangkitnya Covid-19 di dalam negeri, pemerintah, baik di pusat maupun di daerah meminta untuk menunda kegiatan yang melibatkan kerumunan massa, termasuk pelaksanaan tes SKB CPNS. Nur Kholis menegaskan, dirinya belum mengetahui hingga kapan penundaan dilakukan.

“Meski sudah diputuskan untuk ditunda, kami masih belum tahu kapan SKB akan dilakukan. Karena sebenarnya kami di daerah ini adalah bagian laksana saja, yang membuat kebijakan tetap pusat,” ujar Nur Kholis.

Nur Kholis mengatakan, saat ini pengumuman siapa saja yang lolos ke tahap SKB belum diumumkan. Rencananya pengumuman akan dilaksanakan pada 23 Maret 2020 serentak dengan arahan penjadwalan dari BKN.

Biasanya, kata Nur Kholis, pengumuman peserta yang lolos akan diikuti dengan detail pengumuman pelaksanaan tes tahap selanjutnya. Namun kali ini, kemungkinan hanya diumumkan siapa saja yang lolos ke tahap berikutnya. Tapi peserta belum akan mengetahui waktu dan tempat pelaksanaan tes SKB.

BKD Jawa Timur, kata Nur Kholis, akan menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat. Akan tetapi ia menegaskan jumlah peserta yang lolos adalah tiga kali jumlah formasi yang dibuka di Pemprov Jawa Timur.

“Tapi kami mengimbau pada seluruh peserta tes CPNS 2020 untuk tetap belajar agar bisa mendapatkan peluang untuk menjadi ASN Jatim dan juga tetap stand by menunggu kabar dari BKN maupun BKD Jawa Timur,” kata Nur Kholis.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar