Khofifah Geram Banyak Warga Jatim yang Tak Ikuti Imbauan Soal Corona

  Senin, 23 Maret 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa [Suara.com/Arief Hermawan P]

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Kendati tak ada tambahan kasus positif Covid-19 di daerah Jawa Timur, orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) terus bertambah.

Kekinian, yang ODP tercatat ada sebanyak 1405 orang dan PDP sebanyak 125 orang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan sudah melakukan berbagai imbauan pencegahan kepada masyarakat hingga lini bawah. Namun masyarakat masih abai untuk mengikuti imbauan ini.

"Imbauan dari aparat desa kecamatan sudah dilakukan. Dari kota dan pemprov dilakukan. Tapi masih banyak masyarakat yang belum ikuti imbauan ini," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Senin (23/3/2020).

Meski yang meninggal baru satu orang yakni di Malang, Khofifah meminta masyarakat untuk tak menganggap sepele wabah Covid-19 yang merebak saat ini.

"Jangan pernah anggap sepele, hindari keramaian, jangan buat kegiatan yang hadirkan orang banyak," tuturnya.

Tak lupa, Khofifah juga meminta tempat-tempat hiburan malam yang masih dibuka untuk segera ditutup demi pencegahan penyebaran virus ini.

"Kemudian ada maklumat Kapolri yang jadi refrensi jajaran Polda dan Polres kembali imbau hiburan malam belum ditutup sementara tolong segera ditutup," pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar