Nasib Sopir yang Babak Belur Dihantam Corona

  Jumat, 27 Maret 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Faiz Isnaini, sopir bus (Suara.com/Arry)

SIDOARJO, AYOSURABAYA.COM — Faiz Isnaini terdampak pandemi virus corona. Pendapatannya sebagai sopir bus di Terminal Purabaya, Sidoarjo berkurang dratis. 

Saking pendapatannya turun, sang bos tak lagi mematok setoran saban hari. Work from home, yakni seruan beraktivitas di rumah itu yang membuat pendapatannya lesu.

Ia yang biasa mengantarkan sebanyak 30-40 penumpang jurusan Jember-Surabaya mengaku hanya menerima 4 penumpang saja dalam sekali jalan.

"Ajur (Hancur) ini mas, menurun drastis. Setoran di juragan yang biasanya antara Rp600.000-Rp1.000.000 sekarang tergantung pendapatan. Ini saja setor cuma Rp 250.000 - Rp 300.000," keluhnya saat ditemui di lokasi, Jumat (27/3/2020).

Menurut Faiz sejak awal tahun 2020 penumpang sudah mulai sepi, apalagi ditengah merebaknya virus corona ini penumpang yang menggunakan jasa transportasi umum berupa bus hanya segelintir saja.

"Menurun drastis, hari ini saja 4 orang. Sejak awal tahun itu sudah sepi apalagi sekarang ketabahan corona malah makin sepi," lanjutnya.

Faiz juga menyebut yang biasanya bisa bolak-balik Jember-Surabaya beberapa kali, kini hanya bisa sekali saja untuk pulang pergi.

"Karena Jember-Surabaya jaraknya jauh, hari normal ataupun saat ini cuma sekali pulang pergi. Nggak kayak biasanya yang bisa bolak balik beberapa kali," terangnya.

Di sisi lain, Kepala Terminal Purabaya Imam Hidayat juga menyampaikan hal serupa bahwa penurunan penumpang di Terminal Purabaya yang biasanya sebanyak 29 ribu penumpang menurun jadi 26 ribu penumpang.

"Menurun sekali dari biasanya 29 ribu sekarang turun 12 persen. Ini sudah terjadi sejak dua minggu kemarin," katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar