Siswa Surabaya Belajar di Rumah Sampai Libur Awal Ramadan

  Minggu, 19 April 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi KBM online - (Unsplash/@anniespratt)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM — Masa belajar di rumah bagi siswa Kota Surabaya diperpanjang hingga libur awal puasa Ramadan.

Adapun kebijakan tersebut berlaku untuk peserta didik mulai dari jenjang KB, TK/RA, TPA, PPT/SPS serta jenjang SD/MI, SMP/MTs, SPK, PKBM dan LKP negeri dan swasta di Kota Pahlawan.

"Karena situasinya saat ini demikian, jadi pelajar juga harus jaga kesehatan. Di samping itu, yang namanya pelajar harus belajar, harapannya itu ya belajar di rumah," kata Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Supomo di Balai Kota Surabaya, Sabtu (18/4/2020).

Menurutnya, seperti dilansir dari Antara dan Republika, kegiatan belajar di rumah masing-masing ini diperpanjang mulai pada 20-22 April 2020. Sedangkan pelaksanaan libur awal puasa sesuai kalender akademik pendidikan tahun pelajaran 2019-2020 dimulai pada 23-25 April 2020.

Perpanjangan masa belajar di rumah itu tertuang dalam Surat Edaran tertanggal 18 April 2020 bernomor 420/7572/436.7.1/2020 yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo. Supomo mengatakan melihat situasi Covid-19 saat ini, pihaknya memutuskan untuk memperpanjang kembali masa belajar di rumah. 

Ia memastikan surat edaran untuk belajar di rumah masing-masing itu sudah disampaikan kepada seluruh kepala lembaga dan kepala sekolah se-Kota Surabaya. Selama proses pembelajaran di rumah, lanjut dia, orang tua atau wali murid juga diimbau untuk memantau dan mengawasi putra-putrinya masing-masing. 

Apalagi, pihak sekolah sudah memberikan tugas kepada para pelajar itu agar dikerjakan di rumahnya. Sedangkan memasuki bulan Ramadan, Supomo mengatakan pihaknya telah mengagendakan beberapa kegiatan untuk para pelajar. 

Kegiatan di bulan Ramadan ini bakal dilakukan secara daring atau sistem pembelajaran daring. "Teman-teman juga sudah mengagendakan, Jadi nanti ada kegiatan seperti biasa untuk bulan Ramadan tapi pakai daring. Ada lomba juga nanti pakai daring," katanya.

Kendati demikian, mantan kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya ini juga berharap, pandemi COVID-19 ini bisa segera berakhir sehingga masyarakat maupun para pelajar bisa kembali melaksanakan aktivitas normal seperti biasa.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar