Stres Nganggur, Warga Surabaya Hancurkan Posko Covid-19 di Gresik

  Senin, 20 April 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Seorang pengangguran ngamuk menghancurkan Posko COVID-19 Gresik. (ist)

GRESIK, AYOSURABAYA.COM — Pengangguran mengamuk dengan menghancurkan posko Covid-19 Gresik. Lelaki tersebut bernama SE, berusia 42 tahun.

Dia stress sudah lama menganggur dan tak dapat kerja selama wabah virus corona. Saking stress-nya, SE pun merusak Posko COVID-19 di Desa Mojopuro Wetan, Kecamatan Bungah, Gresik.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat pelaku dari Surabaya dan hendak menghampiri istrinya di Desa Mojopuro Wetan, Minggu (20/4/2020). Namun kedatangan SE ini tidak berjumpa dengan sang istri.

Dari sana ia keluar rumah mengendarai sepeda motor dengan kecapatan tinggi lalu menambrak posco COVID-19 di dekat gapuro masuk desa. Sontak warga dan petugas yang semula berjaga-jaga lari tunggang langgang.

Akibat dari kejadian itu, posko COVID-19 desa dan bilik disinfektan ikut hancur. Bahkan motor para warga yang terparkir juga mengalami kerusakan karena ditabrak pelaku dengan kecepatan tinggi.

Aksi nekat warga Surabaya itu belakangan diketahui bahwa dirinya telah frustasi karena lama tidak mendapatkan pekerjaan. Hal itu dibenarkan oleh salah satu warga sekitar Farid.

"Sering mengeluh tidak punya uang dan lama menganggur, mungkin itu yang menyebabkan pelaku melakukan aksi nekat," ungkap Farid, saat dihubungi, Senin (20/4/2020).

Sementara Itu Kapolsek Bungah AKP Sujira saat dikonfirmasi mengatakan saat ini pelaku masih dalam pengejaran. Pihaknya hingga hari ini masih mencari keberadaan pelaku pengrusakan itu.

“Belum ketangkap, kami juga masih melakukan pengejaran,” kata Sujira saat dihubungi.

Selain itu, polisi juga menduga jika pelaku ini saat melakukan pengrusakan disebabkan pengaruh alkohol. Kendati demikian, pihak aparat akan tetap berusaha menangkap, karena sudah membikin kericuhan di tengah wabah corona ini.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar