Probolinggo dan Surabaya Sumbang Kasus Tertinggi Covid-19 di Jatim

  Jumat, 05 Juni 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberi keterangan kepada wartawan usai melayat di rumah duka Ibunda Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo, Kampung Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (26/3/2020). [Suara.com/Baktora]

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM — Kota Surabaya dan Kabupaten Probolinggo menyumbang kasus Covid-19 terbanyak per Kamis (4/6/2020).

Hal itu disampaikan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur. Kedua wilayah tersebut menyumbangkan masing-masing sebanyak 25 pasien Covid-19.

"Di dua daerah itu hari ini capaian kasus barunya sama," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa seperti dilansir Antara dan Republika.co.id, Kamis (4/6/2020).

Di Jatim, tambahan kasus positif COVID-19 pada hari ini sebanyak 123 orang, sehingga secara keseluruhan telah mencapai 5.406 orang.

Total kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 tertinggi adalah Kota Surabaya sebanyak 2.828 orang, diikuti Sidoarjo 703 orang, Gresik 151 orang, Lamongan 121 orang dan disusul Kabupaten Probolinggo 116 orang.

Untuk tambahan kasus baru di daerah lain, rinciannya yaitu Kota Pasuruan dua orang, Kota Batu juga dua orang, Pamekasan tujuh orang, Kota Mojokerto tiga orang, Lamongan enam orang, Kabupaten Kediri satu orang, juga Ngawi satu orang.

Lalu, Gresik dua orang, Sidoarjo satu orang, Kabupaten Malang satu orang, Jember tiga orang, Tuban empat orang, Kota Malang lima orang, Kabupaten Mojokerto enam orang, Jombang 10 orang, Bangkalan satu orang dan Sumenep empat orang.

Selanjutnya, Situbondo sembilan orang, Sampang lima orang serta sembilan orang masih dilakukan pendataan domisili atau tempat tinggal.

Untuk kasus meninggal dunia karena COVID-19 di Jatim hingga saat ini tercatat 447 orang (8,27 persen) atau ada tambahan 10 orang, yaitu masing-masing dua orang di Surabaya, Sidoarjo dan Pamekasan, serta masing-masing satu orang di Kota Mojokerto, Kota Malang, Jombang dan Situbondo.

"Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas korban meninggal dunia dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta ketabahan," ujar Khofifah yang juga Gubernur Jatim tersebut.

Terkait warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim tercatat 7.009 orang, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 25.173 orang, dan orang tanpa gejala (OTG) mencapai 19.366 orang.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar