Pasien Sembuh Covid-19 di Surabaya Capai 100 Kasus per Hari

  Jumat, 03 Juli 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi para tenaga medis atau perawat pasien virus corona. [Paolo Miranda/BBC via Suara.com]

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Pasien Covid-19 yang sembuh di Surabaya mencapai lebih dari 100 orang per hari.

Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Febria Rachmanita. Ia menyebutkan, jumlah kumulatif pasien Covid-19 yang sembuh di Ibu Kota Provinsi Jawa Timur mencapai 2.737 orang.

"Setiap harinya pasien yang sembuh rata-rata lebih dari seratus orang, seperti halnya dalam satu hari kemarin ada 194 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan atau isolasi mandiri di rumah, Asrama Haji maupun rawat inap di rumah sakit," katanya, Jumat (3/7/2020)

Menurutnya, pasien yang sembuh tersebut lebih didominasi pasien dari rawat jalan yang jumlahnya mencapai 155 orang. Febria menjelaskan, untuk pasien sembuh dari rumah sakit sebanyak 29 orang dengan perincian dari Rumah Sakit (RS) Premier dua orang, RS Menur dua orang, RS Adi Husada Kapasari satu orang, RSAL dua orang, RS William Booth satu orang, RS Bhakti Dharma Husada (BDH) dua orang.

Selain itu, RS RKZ satu orang, RS Pura Raharja satu orang, RS Gotong Royong satu orang, RS Husada Utama empat orang, RS Siloam satu orang, RS Undaan Wetan tiga orang, RS National Hospital dua orang, serta RSUD dr Soewandhie satu orang.

"Sisanya ada yang dari RS PHC dan RSU Haji," ujarnya seperti dilansir dari Republika.co.id dan Antara.

Tidak hanya itu, lanjut dia, untuk tamu atau pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG) dari Asrama Haji mencapai 10 orang. "Mereka semua sudah menjalani test swab dengan hasil negatif dan langsung boleh pulang," katanya.

Sementara itu, hingga saat ini total kumulatif orang dalam pemantauan (ODP) dari upaya tracing atau melacak sebanyak 4.437 orang. Mereka terdiri dari 4.026 yang sudah selesai dipantau atau sembuh dan kemudian sekitar 372 orang masih dalam pemantauan.

"Kemudian, rinciannya yang masih dalam pantauan adalah 346 orang rawat jalan dan 26 rawat inap. Lalu 39 orang meninggal,"katanya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya ini menambahkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) jumlah kumulatifnya yakni 5.116. Dari angka itu, 2.351 adalah pasien yang selesai dipantau. Sementara itu, saat ini ada 2.463 pasien masih terus diberikan intervensi.

"Terdiri dari 1.093 rawat inap rumah sakit, dan 1.370 rawat jalan isolasi mandiri di rumah," ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar