Sutiaji Ogah Sebut Angka Kematian Covid-19 di Malang Tinggi

  Rabu, 05 Agustus 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi pasien Covid-19. (MADRID REGIONAL PRESIDENCY via Republika.co.id)

MALANG, AYOSURABAYA.COM -- Beberapa pekan terakhir, kasus Covid-19 di Kota Malang terbilang tinggi dengan membukukan 742 orang.

Bahkan, sejumlah 59 orang di antaranya, dinyatakan meninggal dunia. Meski demikian, Wali Kota Malang Sutiaji mengklaim laporan pasien meninggal tersebut didominasi bukan warga yang berasal di wilayahnya.

"Itu banyak yang bukan Warga Malang, tapi kejadiannya di Malang dan sudah di-declare menjadi kematian di Malang," ujarnya, Rabu (5/8/2020).

Hal itu, lanjut dia, bukan tanpa dasar yang jelas. Sebab, Kota Malang memiliki beberapa rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. Ia mencontohkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar yang juga menjadi rujukan di wilayah Provinsi Jawa Timur.

"Dan ini rata-rata yang banyak kematian di rumah sakit rujukan dan di rumah sakit rujukan ini bukan rujukan Malang Raya saja, tapi ada pasien-pasien dari luar juga yang memang kadang itu sudah di-declare di Malang," jelasnya.

Fenomena lainnya, lanjut dia, ada warga luar kota yang berkunjung ke Kota Malang selama sepekan. Kemudian, warga tersebut terjangkit Covid-19 dan tercatat sebagai pasien di wilayahnya.

"KTP di luar Kota Malang tapi kasus masuk Malang, itu banyak kita temukan. Lebih dari 20 persen yang bukan dari Malang," katanya.

Fakta tersebut diperkuat dengan data yang merujuk pada Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Kota Malang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Angka kematian dari Prolanis tersebut terhitung kecil.

"Angka kematiannya agak tinggi di komorbid, tapi lucunya ini tidak termasuk anggota prolanis. Prolanis kita ini kan jumlahnya 19 ribu yang punya komorbid dan terdaftar di BPJS, tapi yang meninggal bukan di situ. Justru yang meninggal dari jumlah 19 ribu tadi dari data yang kami peroleh dari puskesmas, maupun klinik tidak lebih dari angka 10 yang ikut dari Prolanis itu," urainya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar