Respons DPRD Surabaya Soal Direktur RS Soewandhie Lebih dari 7 Tahun Dijabat Plt

  Sabtu, 08 Agustus 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
RSUD dr Mohamad Soewandhi (Pemkot Surabaya)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Status RSUD dr Mohamad Soewandhi akan menjadi UPTD. 

Dengan demikian, status RS Soewandhi akan di bawah Dinas Kesehatan (Dinkes), tidak lagi Pemkot Surabaya.

Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah pada Pasal 43 yang secara substansi menyatakan bahwa terdapat Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Daerah Kabupaten/Kota di bidang kesehatan berupa rumah sakit daerah kabupaten/kota dan pusat kesehatan masyarakat sebagai unit organisasi bersifat fungsional dan unit layanan yang bekerja secara profesional.

"Maka sejatinya saat ini RSUD dr Mohamad Soewandi sudah menjadi UPTD di bawah Dinas Kesehatan," kata Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Chusnul Chotimah kepada Jatimnow.com dalam berita Republika.co.id -- jaringan AyoSurabaya.com, Sabtu (8/8/2020).

Menurut politisi PDIP ini perubahan status itu hendaknya dikaji oleh bagian organisasi atau Badan Kepagawaian Daerah (BKD).

"Untuk menentukan posisi kepala atau direktur UPTD yang notabene dari eselon II," kata Chusnul.

Terkait jabatan Plt direktur yang dijabat Kadinkes drg. Febria Rachmanita lebih dari 7 tahun?

"Harus dijelaskan dulu status rumah sakit atau UPTD. Kalau sudah ketemu, itu UPTD tinggal mencari kepala atau direktur. Kan tidak mungkin masak UPTD itu direktur, kan harus kepala UPTD. Nah kepala UPTD itu kan harus eselon berapa. Tetapi sebenarnya banyak yang qualified untuk bisa menjadi kepala. Tetapi sekali lagi itu merupakan kewenangan dari wali kota," terang dia.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menunjuk Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya drg. Febria Rachmanita sebagai Plt Direktur RSUD Soewandhie yang berada di Jalan Tambakrejo lebih dari 7 tahun.

Dari website resmi RSUD dr. Mohamad Soewandhie yang ditelusuri wartawan pada Sabtu (8/8/2020) pagi itu sempat ada pergantian direktur RSUD dr. Mohamad Soewandhie dari dr Didik Rijadi ke dr Esty Martiana Rachmi pada 2011.

Namun pada 2012 terjadi pergantian direktur dari dr Esty Martiana Rachmi ke drg Febria Rachmanita. RSUD dr Mohamad Sowandhie juga mendapatkan akreditasi 5 pelayanan dari Komite Akriditasi Rumah Sakit Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya Febriadhitya Prajatara belum memberikan respon saat dikonfirmasi, Sabtu pagi (8/8/2020).

Mantan salah satu ajudan Risma itu belum memberikan jawaban alasan mengapa tidak kunjung ada direktur definitif.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar