2 Napi di Surabaya Covid-19, Lapas Didisinfektan

  Rabu, 19 Agustus 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi penyemprotan disinfektan untuk cegah corona. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Dua warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Surabaya atau Lapas Porong dikabarkan positif Covid-19.

Pernyataan tersebut dibenarkan oleh Kepala Lapas Kelas 1 Surabaya Gun Gun Gunawan. Dia mengatakan, dua warga binaan yang positif tersebut, yakni SLH (56) dan DA (36), kini sedang menjalani perawatan di RSUD Sidoarjo.

"Benar, ada dua warga binaan dari tahanan narkotika yang positif Covid-19," kata Gun Gun, Rabu (19/8/2020).

Gun Gun menceritakan, awal mula kedua WBP tersebut bisa terpapar Virus Corona sempat mengeluh memiliki gejala Covid-19 berupa sesak napas, mual, nyeri dada daerah sternum yang hilang timbul pada rentang waktu 9-11 Agustus 2020.

"Dari keluhan itu, dokter di lepas memeriksa dan didiagnosa menderita Diabetes Melitus, Neuropathy DM, Pneumonia hingga Obs Dispnea. Penyakit tersebut merupakan penyakit bawaan yang telah diderita sebelum menjadi warga binaan kami,” ujar Gun Gun.

Kemudian, lanjut Gun Gun, pada rentang waktu 14-18 Agustus 2020 pihak lapas merujuk kedua WBP secara berkala ke RSUD Sidoarjo.

Selain penyakit diagnosa awal, pihak rumah sakit juga menyatakan mereka berdua menderita jantung koroner dan pneumonia suspect Covid-19.

"Saat rapid test pertama, hasilnya non-reaktif, namun keduanya tetap harus melakukan opname di RSUD Sidoarjo,” lanjut Gun Gun.

Karena tak kunjung membaik, keduanya akhirnya di lakukan pemeriksaan swab pada 15 Agustus 2020 dan hasilnya keluar sehari kemudian dengan hasil positif.

"Kedua WBP lalu dipindahkan ke ruang isolasi Covid-19 RSUD Sidoarjo sampai saat ini,” tuturnya.

Karena adanya temuan tersebut, Lapas Porong tengah melakukan tracing terhadap pegawai maupun WBP yang memiliki riwayat bersinggungan dengan yang positif tersebut. Terutama WBP yang berada satu blok dengan mereka.

"Kami sedang koordinasi dengan Dinkes Sidoarjo untuk melakukan tracing, penyemprotan desinfektan di blok hunian dan penyuluhan kesehatan rutin kami lakukan dengan menitikberatkan upaya 3 M (menjaga jarak aman, mencuci tangan dengan sabun dan memakai masker),” tandas Gun Gun.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar