Jari Bocah Nyangkut di Grendel Pagar Masjid, Damkar Bojonegoro Turun Tangan

  Sabtu, 29 Agustus 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Jari korban Muhammad Ishomuddin, bocah asal Desa Sendang, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, bengkak usai tersangkut di grendel pagar masjid. [Dok. Damkar Bojonegoro]

BOJONEGORO, AYOSURABAYA.COM -- Muhammad Ishomuddin, bocah tujuh tahun asal Desa Sendang, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengalami nasib malang. 

Salah satu jari tangannya masuk ke lubang grendel pintu gerbang masjid. Hingga akhirnya grendel tersebut dirusak untuk mempermudah proses evakuasi.

Kepala Bidang Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Bojonegoro, Teguh Aris mengatakan, kejadian itu bermula ketika siswa kelas 1 SD itu iseng-iseng bermain di pagar Masjid di Desanya.

"Si anak pada Kamis (27/8/2020) sekitar pukul 15.30, iseng bermain sambil memasukkan jarinya ke lubang grendel pintu gerbang Masjid," kata Teguh, Sabtu (29/8/2020).

"Lantas jari tengah pada tangan kanannya itu tersangkut dan tidak bisa lepas. Selanjutnya grendel digergaji tapi jarinya masih menyangkut. Hingga minta bantuan bidan desa setempat, masih belum bisa terlepas juga," terangnya.

Akhirnya ayah korban Ahmad Sanep, meminta bantuan kepada Dinas Damkar Pemkab Bojonegoro. Karena akses menuju rumahnya lebih dekat dengan Kabupaten tersebut.

"Saat proses evakuasi pemotongan grendel pintu, harus sangat hati-hati. Karena kalau salah, jari tengah anak tersebut bisa putus. Selain itu kami khawatir terhadap korban akan mengalami trauma," tambahnya.

Saat proses evakuasi, korban harus dihibur dengan tayangan kartun di YouTube kesukaannya sambil makan ice cream.

"Awal evakuasi dimulai pukul 8.45 dan berhasil dilepas sampai pukul 11.25. Tapi jari si anak sedikit bengkak sehingga perlu dirawat bidan setempat," ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar