Riset: Enggan Bermasker dan Jaga Jarak Punya Ciri Sosiopat

  Senin, 07 September 2020   Regi Yanuar Widhia Dinnata
Ilustrasi memakai masker saat pandemi Covid-19 [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Masih ditemukan orang yang menolak memakai masker dan menjaga jarak di tengah pandemi Covid-19 yang makin meningkat.

Bahkan, sulit sekali untuk mengimbau mereka untuk menggunakannya.

Baru-baru ini, Universitas Negeri Londrina di Brasil melakukan penelitian yang disebut "Kepatuhan terhadap langkah-langkah penahanan terhadap pandemi Covid-19 dari waktu ke waktu: Apakah sifat antisosial itu penting" yang menghasilkan beberapa temuan menarik.

Dilansir dari World Of Buzz dan Suara.com, sebanyak 1.500 orang dewasa disurvei selama 15 minggu dari 21 Maret hingga 29 Juni untuk penelitian ini.

Penelitian yang mempelajari korelasi antara ciri-ciri kepribadian dengan kepatuhan pengukuran Covid-19 menemukan bahwa orang yang memiliki “ciri antisosial” cenderung tidak mematuhi peraturan penggunaan masker wajah dan jarak sosial.

Gangguan ini juga biasa disebut dengan "kepribadian dissosial, kepribadian psikopat, dan kepribadian sosiopat".

Jadi apa yang dimaksud dengan "ciri-ciri antisosial" dalam konteks ini? Nah, menurut penelitian itu didefinisikan atau terkait dengan ciri-ciri yang biasanya ada pada orang yang didiagnosis dengan gangguan kepribadian antisosial.

American Psychological Association (APA) mendefinisikannya sebagai "disposisi kronis dan meluas untuk mengabaikan dan melanggar hak orang lain".

Perilaku umum bagi mereka yang memiliki gangguan kepribadian antisosial meliputi:

Berulang kali melanggar hukum.
Suka mengeksploitasi orang lain.
Bohong.
Impulsif.
Agresif.
Mengabaikan keamanan diri sendiri dan orang lain.
Tidak bertanggung jawab.
Memiliki kurangnya rasa bersalah, penyesalan, dan empati.

Menurut penulis penelitian, ciri-ciri ini menjelaskan, setidaknya sebagian, alasan mengapa orang terus tidak mematuhi langkah-langkah penahanan bahkan dengan meningkatnya jumlah kasus dan kematian.

Lebih lanjut, penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang dengan tipe kepribadian ini merasa mereka dapat mengabaikan tindakan pencegahan Covid-19 karena mereka memiliki tingkat empati yang rendah.

Kecenderungan antisosial juga membuat mereka kurang peduli untuk mengekspos diri sendiri dan orang lain pada risiko.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar