Sempat Viral karena Gendong Bangkai Bayinya Selama 2 Pekan, Paus Ini Punya Anak Lagi

  Kamis, 10 September 2020   Rizma Riyandi
Paus Orca (ABC)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Video seekor paus orca sempat menjadi viral dan jadi sorotan dunia karena berenang sambil membawa bayinya yang sudah mati selama lebih dari dua pekan di Pantai Barat Laut Pasifik pada 2018. Kabar baiknya, saat ini paus orca tersebut dikabarkan sudah memiliki anak lagi.

Kabar ini disampaikan oleh Centre for Whale Research. Lembaga riset tersebut mengungkapkan bahwa bayi paus orca itu terlihat pada Sabtu di kawasan paus pembunuh yang terancam punah. Induk bayi paus orca teridentifikasi sebagai J35 atau Tahlequah.

AYO BACA : Tim MA-Mujiaman Kesal dengan Pernyataan KPU Soal Bapaslon Covid-19 yang Tak Jelas

Centre for Whale Research mengungkapkan bahwa bayi orca atau paus pembunuh tersebut tampak sehat. Dia berenang dengan bebas bersama induknya dua hari setelah lahir.

Peneliti memperkirakan bayi tersebut lahir pada 4 September lalu, karena sirip punggungnya tampak tegak. Sirip membutuhkan waktu sekitar satu atau dua hari untuk menjadi lurus setelah tertekuk selama di dalam rahim. Selain itu, Tahlequah juga tampak belum melahirkan pada 3 September.

AYO BACA : Kasus Covid-19 di Ngawi Capai 97 orang

Bayi baru Tahlequah diberi nama J57, huruf J berasal dari nama kelompok paus orca. Saat ini ada tiga kelompok paus orca yang tinggal di perairan selatan.

Ketiga kelompok paus orca tersebut diberi nama J, K, dan L. Total paus orca yang tercatat saat ini dari ketika kelompok paus tersebut adalah 73 ekor paus orca.

Selain Tahlequah yang baru melahirkan, kelompok paus orca J juga memiliki satu anggota yang juga sedang hamil. Per 3 September lalu, paus tersebut belum melahirkan. Laporan ini telah disampaikan melalui Canadian Press pada 6 September 2020.

Seperti dilansir Huffington Post, Tahlequah sempat mendapatkan sorotan internasional kerena aksi menyentuhnya. Tahlequah tampak menggunakan kepalanya untuk membawa bayinya. Akan tetapi, bayi Tahlequah pada saat itu hanya bertahan setengah jam saja sebelum akhirnya mati.

AYO BACA : Logo PDIP di Program SBO TV, Kadindik Surabaya: Guru Lalai

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar