Denda Tak Pakai Masker di Sidoarjo Rp150 Ribu, Bikin Pingsan

  Senin, 14 September 2020   Rizma Riyandi
Razia masker di Sidoarjo (foto: beritajatim.com)

SIDOARJO, AYOSURABAYA.COM -- Bagi siapapun yang mau bepergian ke Kabupaten Sidoarjo Jangan sampai lupa memakai masker. Ada sanksi bagi bagi warga yang tidak memakai masker di masa pandemi Covid-19.

Warga yang tertangkap tidak memakai masker saat bepergian akan dikenai denda Rp 150 ribu. Sanksi ini sudah diterapkan sejak hari ini, Senin (14/9/2020). Setidaknya ada belajasan pengguna jalan yang terjaring razia masker di depan Pos Lantas Waru.

Pengendara yang tidak menggunakan masker ditilang dan langsung menjalani sidang di tempat serta membayar denda Rp150 ribu subsider tiga hari.

Sasaran Razia di perlakukan oleh petugas gabungan meliputi pengguna kendaraan roda dua dan roda empat. Pelanggar yang tak menggunakan masker atau masker hanya dikantongi tidak dipakai, langsung dicegat dan diminta menepi oleh petugas gabungan.

AYO BACA : Purnawirawan Polri di Sidoarjo Ditemukan Tewas di Dalam Rumah

Penerapan sanksi tegas ini sesuai Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 2 tahun 2020. Perda ini adalah perubahan Perda Provinsi Jatim Nomor 1 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat.

Dalam pasal 27 C perda tersebut, pelanggar perorangan dikenai denda maksimal Rp 500 ribu, sementara untuk perusahaan maksimal Rp 100 juta.

"Karena ini masih hari pertama, denda yang dikenakan Rp 150 ribu, namun kalau melanggar lagi akan dilipatkan dendanya," kata pelaksana harian Bupati Sidoarjo Achmad Zaini, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengatakan, operasi yustisi dengan sasaran orang tak bermasker akan rutin dilakukan setiap hari. Penindakan tegas ini dilakukan agar masyarakat jera tak melanggar protokol kesehatan.

AYO BACA : Perhatikan! Langgar Protokol Kesehatan di Jatim Didenda Rp 250 Ribu

"Makanya jangan lupa mengenakan masker saat keluar rumah, ini upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19," tegas Sumardji menganjurkan.

Para pelanggar terdiri dari pengendara motor dan mobil. Semua pelanggar rata-rata didenda Rp150 ribu subsider tiga hari. Pada pelanggar yang menjalani sidang di tempat itu harus membayar uang denda hari itu juga. Apabila tidak bisa membayar maka harus menjalani kurungan tiga hari.

Di antara pelanggar protokol kesehatan tak mengenakan masker ini, ada satu orang yang protes kepada petugas. Bahkan saat sudah terjaring pun, pria tengah baya itu ogah memakai maskernya.

Baru saat akan disidang di tempat, dia mau mengenakan masker. Pria ini akhirnya divonis denda lebih tinggi dari rata-rata yaitu Rp 200 ribu subsider tujuh hari. 

Mendengar vonis tersebut, pria tadi jatuh pingsan. Petugas kemudian mengangkatnya ke ruang Pos Lantas Waru. Namun dia segera sadar dari pingsan saat diberi air minum oleh petugas.

AYO BACA : Waduh! Event Sepeda di Malang Viral Gara-gara Pertontonkan Gadis Desa Seksi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar