Perpeloncoan Ospek Online Viral, Unesa Selesaikan Masalah dengan Cara Ini

  Rabu, 16 September 2020   Rizma Riyandi
UNESA

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Kepala Humas Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Vinda Maya Setianingrum menyatakan, pihaknya akan menyelesaikan secara internal mengenai kasus video mahasiswa senior bersikap keras kepada juniornya yang viral di media sosial saat kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) atau ospek.

Dilansir dari Republika.co.id, Vinda mengakui video mahasiswa senior bersikap keras kepada mahasiswa baru juniornya tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan PPKMB yang dilakukan di Unesa.

"Kami melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan pimpinan. Kami sudah mengidentifikasi seperti apa kronologinya dan itu memang video kegiatan PKKMB mahasiswa kami yang digelar Rabu (9/9) lalu di fakultas masing-masing," katanya, Selasa (15/9/2020).

Vinda mengungkapkan PKKMB secara resmi dibuka pada Senin (7/9), selanjutnya dilaksanakan tujuh fakultas secara daring.

"Yang viral ini Fakultas Ilmu Pendidikan. Kami baru tahu setelah viral karena tujuh fakultas ini melakukan PKKMB daring. Jadi, kami memang tidak bisa melakukan pengawasan secara detail," ucapnya.

Vinda menyatakan tindakan yang ditempuh adalah penyelesaian secara internal karena aksi itu dilakukan mahasiswa di lingkup kampus dan akan menjadi evaluasi secara mendetail soal pelaksanaan PKKMB di Unesa.

AYO BACA : Ini Dagangan Unik Porsche di Tahun 60-an

"Kami sepakat sebagai institusi pendidikan tidak mengizinkan adanya kekerasan dan sangat menyayangkan adanya kekerasan, baik langsung maupun daring," katanya.

Pihaknya berjanji akan menindaklanjuti kejadian tersebut dan segera memanggil para mahasiswa yang terlibat.

"Akan kami tindaklanjuti dengan pemanggilan kepada para komdis ini untuk mengetahui kronologinya karena setiap fakultas punya aturan masing-masing," tuturnya.

Memberikan layanan konseling

Selain itu, pihak kampus juga akan memberikan konseling pada mahasiswa baru yang bersangkutan. Layanan konseling ini ditangani langsung oleh "Tim Crisis Center" dari program studi psikologi.

Terapi mulai dilaksanakan langsung pada Selasa (15/9) secara daring maupun tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

AYO BACA : Ingin Lepas Masker saat Kencan? Wajib Perhatikan Hal Berikut Ini

"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak terdampingi dan terjaga mentalnya. Saat ini Unesa sudah memasuki masa perkuliahan semester gasal sehingga kami berupaya agar mereka tidak drop dan tetap semangat menjalani perkuliahan dengan baik," katanya.

Mengenai viralnya video tersebut di media sosial, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi itu menegaskan bahwa Unesa akan terus mengedepankan langkah-langkah yang bersifat kekeluargaan.

Rencananya pada Rabu (16/9), tim Fakultas Ilmu Pendidikan Unesa yang terdiri pimpinan dan panitia PKKMB melakukan silaturahim ke rumah Indah Tri Ludfiani, mahasiswa baru yang menjadi "korban" sikap keras seniornya dalam video tersebut.

"Hasil rapat hari ini, kami berkomitmen menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dan memberikan konseling langsung pada malam hari ini. Kami juga akan melakukan silaturahim kepada keluarga mahasiswa baru dan semoga suasana kekeluargaan terbangun," tuturnya.

Sebelumnya, program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) atau ospek Unesa yang digelar secara daring pada Senin (14/9) malam menjadi trending topik di media sosial lantaran video berdurasi 30 detik tentang PKKMB Unesa tahun 2020 itu diunggah ke akun twitter @skipberat.

Dalam unggahan video tersebut, terlihat mahasiswi baru dibentak-bentak oleh senior mereka karena tidak memakai ikat pinggang atau sabuk. Mahasiswa baru Unesa itu kemudian mencoba memperlihatkan ikat pinggang, namun mahasiswa senior yang membentaknya berkata tidak melihatnya.

"Ikat pinggang diperlihatkan, gak dibaca tata tertibnya? ujar salah seorang mahasiswa senior perempuan Unesa dalam video itu.

AYO BACA : Video Perpeloncoan Ospek Online Viral, Unesa Selidiki Kronologinya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar