PEMBUKAAN PRAKERJA GELOMBANG 9: Ini Yang Diperhatikan Manajemen Pelaksana Terkait Status Kelolosan-mu

  Rabu, 16 September 2020   Rizma Riyandi
Ilustrasi--Kartu Prakerja

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari membeberkan kriterianya dalam melihat calon penerima Kartu Prakerja.

DIlansir dari Ayojakarta.com, Denni menuturkan, pihaknya tetap mengacu pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020. Dimana dalam Permenko tersebut terdapat daftar hitam orang-orang yang tidak diperbolehkan menerima Kartu Prakerja.

Adapun daftar hitam yang dimaksud adalah mereka yang berstatus sebagai pejabat negara, pemimpin dan anggota DPRD, ASN, prajurit TNI, anggota kepolisian, kepala dan perangkat desa, direksi, komisaris, dan dewan pengawas pada BUMN atau BUMD.

Namun, selain syarat itu, Denni mengaku ada faktor lain yang dilihat dari pihak Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja. Faktor tersebut yakni, mereka yang bekerja di sektor informal, mereka yang tidak pernah mendapat bantuan pelatihan dari pihak manapun, dan mereka yang tergolong mempunyai pendapatan rendah.

AYO BACA : PENCAIRAN BLT PEKERJA: Subsidi Upah Rp1,2 Juta Belum Masuk Rekening? Baca 4 Kemungkinan Ini

“Kami juga melihat dari mereka yang tanggungannya rata-rata dua orang. Kemudian kalau mereka punya usaha, mereka dari kalangan kecil hingga menengah (UMKM),” lanjutnya.

Bagi mereka yang masih tetap gagal dalam gelombang 8 tidak perlu khawatir. Pasalnya, gelombang 9 akan segera dibuka kendati Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja belum membeberkan kapan tanggalnya.

Berikut tata cara bagi peserta yang akan daftar kembali namun sudah mempunyai akun prakerja:

• Masuk ke laman prakerja.go.id
• Masukkan email dan kata sandi yang sudah dibuat sebelumnya
• Menuju ke laman dashboard di profile prakerja masing-masing
• Peserta dapat langsung klik 'gelombang 9' (jika sudah dibuka).

AYO BACA : Video Perpeloncoan Ospek Online Viral, Unesa Selidiki Kronologinya

Khusus peserta yang sudah mempunyai akun Kartu Prakerja, tidak perlu mengisi data diri maupun tes kemampuan diri. Hal itu dikarenakan peserta sudah melakukannya di proses pendaftaran awal Kartu Prakerja.

Namun, bagi pendaftar yang baru pertama kali mendaftarkan diri dalam program Kartu Prakerja, begini tata caranya:

• Masuk ke laman prakerja.go.id
• Masukkan nama lengkap, alamat e-mail, dan kata sandi
• Cek email masuk dari kartu prakerja untuk aktivasi. Setelah itu, kembali ke laman prakerja.go.id
• Masukkan e-mail dan kata sandi yang baru dibuat
• Masukkan nomor KTP dan tanggal lahir
• Klik tombol 'berikutnya'
• Isi data diri di form pengisian (nama lengkap, alamat e-mail, alamat tempat tinggal, alamat domisili, pendidikan, status kebekerjaan, foto KTP, lalu klik 'berikutnya'
• Masukkan nomor telepon dan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS oleh pihak prakerja
• Mengisi tes motivasi selama 1 menit
• Tunggu email pemberitahuan setelah tes selesai dikerjakan
• Jika sudah mendapat e-mail pemberitahuan, kembali ke laman prakerja.go.id, dan klik pada tulisan 'gabung ke gelombang 9’ (jika sudah dibuka)

Nantinya, 800 ribu peserta yang lolos akan mendapatkan insentif dengan total nilai Rp 3,55 juta. Adapun rinciannya, Rp 1 juta untuk biaya pelatihan (tidak bisa dicairkan), Rp 600 ribu/orang untuk empat bulan atau totalnya mencapai Rp 2,4 juta, sedangkan sisanya sebesar Rp 150 ribu merupakan insentif survei.

AYO BACA : PRAKERJA GELOMBANG 8: Cek Dashboard-mu! Tak Lolos? Yuk Daftar Lagi di Gelombang 9

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar