Waduh! Kasus Covid-19 di Madiun Tembus di Atas 100 Orang

  Rabu, 16 September 2020   Rizma Riyandi
Ilustrasi--Covid-19 (Shutterstock)

MADIUN, AYOSURABAYA.COM -- Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Madiun, Jawa Timur, telah menembus angka 100 orang, setelah ada tambahan tiga pasien baru, Selasa (15/9). Adapun total kasus Covid-19 di Madiun saat ini mencapai 102 orang.

Dilansir dari Republika.co.id, berdasarkan rilis yang dikeluarkan Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat, penambahan tiga pasien tersebut terdaftar sebagai kasus nomor 100, 101, dan 102.

"Sama seperti kasus-kasus sebelumnya, kasus tambahan karena hasil pelacakan dari kontak erat dengan kasus konfirmasi sebelumnya," ujar Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Diskominfo Kota Madiun Noor Aflah dalam keterangannya di Madiun, Selasa (15/9/2020) malam.

AYO BACA : PENPENCAIRAN BLT PEKERJA: Subsidi Upah Rp1,2 Juta Belum Masuk Rekening? Baca 4 Kemungkinan Ini

Sesuai data, kasus konfirmasi nomor 100 berinisial YA (30 tahun) warga Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo. YA merupakan kontak erat dengan kasus nomor 90 dan 97. YA sejatinya saat dilakukan rapid test menunjukkan hasil non-reaktif.

Namun, karena berstatus kontak erat, maka dilakukan tes swab. Hasilnya, YA terkonfirmasi Covid-19 dan kini menjalani isolasi mandiri.

Berikutnya kasus nomor 101 berinisial S (71) seorang laki-laki warga Kelurahan Tawangrejo. S merupakan kontak erat kasus nomor 92 dan 93. Sebelum kasus nomor 92 dinyatakan positif, S sempat mengeluh demam dan batuk walaupun kondisi sekarang sudah tidak ada keluhan.

AYO BACA : COVID-19 KLASTER KELUARGA: Ketahui Bahaya dan Cara Penularannya

Pasien S lalu menjalani tes swab dan hasilnya S terkonfirmasi positif Covid-19. S kini melakukan isolasi mandiri. Berikutnya kasus nomor 102 berinisial DN (35) seorang perempuan warga Kelurahan Kanigoro. DN merupakan tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit rujukan Covid-19.

DN sempat mengeluh demam dan sesak. DN memutuskan rawat inap di rumah sakit walaupun hasil rapid test menunjukkan non-reaktif. Status DN kemudian dinyatakan sebagi suspek dan dilakukan tes swab.

"Hasilnya, pasien DN terkonfirmasi positif dan kini menjalani isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Madiun," katanya.

Aflah mengatakan, selain tambahan tiga kasus baru, juga terdapat dua tambahan pasien dinyatakan sembuh di Kota Madiun pada Selasa, 15 September 2020. Sesuai data, pasien yang sembuh tersebut adalah nomor 95 berinisial SP (41) seorang laki-laki warga Kelurahan Oro-Oro Ombo. Kasus sembuh lainnya adalah pasien nomor 98 berinisial BHW seorang laki-laki warga Kelurahan Mojorejo yang terkonfirmasi pada 12 September 2020.

Berdasarkan pemutakhiran Peta Sebaran Covid-19 Kota Madiun, Selasa 15 September 2020 pukul 19.00 WIB, terdapat 102 orang yang terkonfirmasi Covid-19. Dari jumlah tersebut terdapat 81 orang sembuh, tiga orang meninggal dunia, 13 orang masih dalam perawatan, dan lima orang isolasi mandiri di rumah.

Pemkot Madiun meminta warga disiplin mengikuti anjuran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan. Yakni memperbanyak tinggal di rumah, selalu memakai masker jika beraktivitas di luar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan.

AYO BACA : COVID-19 KLASTER KELUARGA: Pemerintah Minta Tes Diperluas dan Pasien Tidak Diisolasi Mandiri

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar