Kasus Covid-19 Nasional Kembali Pecahkan Rekor Baru, Hati-hati Klaster Keluarga

  Rabu, 16 September 2020   Rizma Riyandi
Ilustrasi--Corona (EPA)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Kasus positif Covid-19 harian Indonesia kembali memecahkan rekor sejak pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020. Dilansir dari Ayojakarta.com, hari ini Rabu (16/9/2020), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada penambahan sebanyak 3.963 kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Kasus harian tersebut menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 228.993 kasus. Angka itu termasuk 55.792 kasus dalam perawatan, 164.101 kasus sembuh, dan 9.100 kasus meninggal dunia.

Ini adalah rekor tertinggi penambahan kasus harian Covid-19 di Indonesia. Sebelumnya, rekor tertinggi tercatat pada 10 September yakni sebanyak 3.861 kasus.

AYO BACA : WFH Bisa Tingkatkan Risiko Kematian, Awas Covid-19 Klaster Keluarga

Hati-hati Klaster Keluarga

Meski sudah melewati setengah tahun, penyebaran virus Corona atau Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Justru angka kasus baru terus mengalami peningkatan dan munculnya klaster-klaster baru, di antaranya klaster keluarga.

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Bidang Kesekretariatan, Protokoler dan Public Relation Halik Malik menyatakan Covid-19 terbukti telah mengancam kehidupan dengan tingginya angka kesakitan dan kematian yg ditimbulkan sepanjang pandemi ini.

AYO BACA : COVID-19 KLASTER KELUARGA: Ketahui Bahaya dan Cara Penularannya

\"Termasuk di antaranya munculnya sejumlah keluarga yang turut menjadi korban bahkan menjadi klaster penularan,\" ujar Halik Malik saat dihubungi Republika.co.id, Senin (24/8).

Halik Malik menambahkan, kelompok masyarakat yang berisiko dan rentan sebisa mungkin dilindungi dari bahaya penularan. Terutama orang tua dan lainnya yang berada di rumah. Karena itu, menurutnya, setiap orang perlu secara aktif melakukan upaya pencegahan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

\"Diperlukan kewaspadaan dari semua pihak karena siapa pun bisa tertular dan menularkan virus corona. Covid-19 tidak mengenal tempat, waktu, usia, pekerjaan dan status sosial seseorang,\" ungkap Halik Malik.

Untuk mengantisipasi atau setidaknya agar klaster keluarga tidak tambah meluas, Halik Malik berpesan, agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan melaksanakan protokol kesehatan. Seperti selalu memakai masker terutama di saat berada luar rumah, menjaga jarak fisik aman 1,5 sampai 2 meter dan hindari kerumunan dan selalu cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

\"Kurangi pemakaian AC, gunakan ventilasi alami dengan membuka jendela dan pintu. Kemudian cek kesehatan dan konsultasi jika ada risiko dan gejala, jika terdeteksi positif Covid-19 segera isolasi mandiri dan dirawat jika terdapat keluhan,\" pesan Halik Malik.

AYO BACA : COVID-19 KLASTER KELUARGA: Begini Cara Mencegahnya Agar Tidak Meluas

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar