Mayat Pria Tua Misterius Ditemukan Tergeletak di Gubuk, Ada Bekas Operasi di Perut

  Rabu, 23 September 2020   Rizma Riyandi
Foto petugas memasang garis polisi di lokasi penemuan mayat, Rabu (23/09/2020) (Foto: Humaspolsek Sempolan)

BANYUWANGI, AYOSURABAYA.COM -- Warga dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria tua tanpa identitas yang tergeletak di sebuah gubuk tua di pinggir jalan Jember-Banyuwangi.

Dilansir dari Suara.com, lokasi persisnya di kilometer 38 masuk wilayah Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Gubuk lokasi mayat ditemukan tak jauh dari rumah makan kokap.

Informasi penemuan mayat ini diunggah oleh Humas Polsek Sempolan ke grup media sosial warga Banyuwangi Bersatu pagi tadi, setelah beberapa jam dari waktu penemuan mayat, Rabu (23/09/2020) pukul 06.00 WIB.

Ciri-ciri mayat jenis kelamin laki laki, umur diperkirakan 70 tahun, kemudian memakai jaket warna biru. Kaos kaki panjang warna kuning, ada bekas luka akibat operasi di perut, kemudian memakai jam tangan merek Digitec.

AYO BACA : Cegah Covid-19 Klaster Keluarga dengan Konsumsi Jahe! Ketahui Khasiat dan Cara Meraciknya

"Bagi warga masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya dan mempunyai ciri ciri seperti tersebut di atas, bisa langsung ke kamar mayat RS Dr Subandi Jember," demikian bunyi informasi dari Humas Polsek Sempolan.

Mayat Perempuan di Ponorogo

Sebelumnya, Sarmi (55), warga Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo juga ditemukan tewas dalam belik di kawasan hutan pinus setempat. Wanita itu diduga menenggelamkan diri karena ada masalah keluarga.

Kapolsek Ngrayun, Iptu Suroso menyebut bahwa korban sebelumnya menderita vertigo dan sakit gigi yang tak kunjung sembuh. Pada saat sakitnya kambuh, korban dibawa ke puskesmas setempat lalu dirujuk ke Rumah Sakit Aisyah Ponorogo pada Jumat (4/9/2020) dan dirawat empat hari.

AYO BACA : Umrah untuk Warga Luar Negeri Dibuka 1 November, Simak Ketentuan dan Cara Pendaftarannya!

"Setelah diopname, anak korban bernama Enik melihat korban mulai gelisah atau tidak tenang di rumah," jelas Suroso.

Suroso menambahkan, sebelum ditemukan tewas di belik, korban masih sempat membuatkan kopi untuk dihidangkan kepada tamu suaminya. Setelah menyajikan kopi, korban keluar rumahnya.

Saat sang suami menemani tamu, ternyata korban pergi menuju belik tersebut. Setelah tamu pergi, sang suami mencoba mencari istrinya dan tak kunjung ketemu. Akhirnya korban ditemukan meninggal dunia dalam belik.

"Korban meninggal dunia diduga kuat bunuh diri dengan cara menenggelamkan diri ke dalam kedung (belik)," tambah Suroso.

Sementara dari hasil identifikasi juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

 

AYO BACA : Ayo Cek Penerima Bantuan Subsidi Gaji Tahap 4 Lewat Kemnaker.go.id

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar