700 Bakteri Menempel di Setir Mobil, Awas Corona!

  Kamis, 24 September 2020   Rizma Riyandi
Ilustrasi--Setir mobil (shutterstock)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Tidak banyak yang menyangka, ternyata setir mobil yang jarang dibersihkan lebih kotor ketimbang peturasan toilet umum. Hal ini diketahui berdasarkan hasil penelitian sekelompok pakar dari Queen Mary University di London, Britania Raya.

Dilansir dari Suara.com, mereka melakukan pengujian seputar kabin mobil. Hasilnya di luar dugaan, karena diperoleh kesimpulan bahwa setir mobil ternyata sembilan kali lebih kotor dibandingkan tempat peturasan di toilet umum.

AYO BACA : Kuota Gratis Tahap 1 Berakhir Hari Ini! Cek Cara Verifikasi Kartu XL dan Telkomsel

Dalam pengujian ditemukan bahwa ada 700 bakteri hidup di setiap inci setir mobil, sedangkan di setiap peturasan hanya 80 bakteri. Menurut Direktur ilmu biomedis Queen Mary University, Ron Cutler, bakteri bernama bacillus cereus bisa menjadi penyebab keracunan makanan bila terpapar ke manusia.

\"Banyak orang lalai membersihkan mobil, sehingga serasa tengah berada di tempat sampah,\" kata Ron Cutler, seperti dikutip dari Autoevolution.

AYO BACA : Cek Rekening, Bantuan Subsidi Gaji Tahap 4 Sudah Cair

Dijelaskan bahwa penyebab utama dari banyaknya bakteri di lingkar kemudia mobil ini muncul dari kebiasaan pemilik yang menyantap hidangan dalam mobil. Dan hanya 42 persen pemilik kendaraan roda empat membersihkan area kabin.

Di Inggris sendiri, belum termasuk bagian dari Britania Raya seluruhnya, sekitar 10 persen pengemudi mobil menyatakan memang tidak pernah membersihkan bagian dalam kendaraan mereka. Selain setir mobil, bagian terjorok lainnya adalah bagasi. Jumlahnya mencapai 1.000 bakteri setiap setengah inci lapisan di bagian itu.

Sebagian besar bakteri tidak menyebabkan masalah kesehatan, namun tetap saja ada spesies bakteri yang berpotensi berbahaya. Jadi bagaimana, masih enggan mengelap setir mobil dengan pembasmi kuman dan bakteri atau menyedot debu serta kotoran di kabin mobil?

AYO BACA : Ingin Bikin Laporan Lantaran Subsidi Gaji Tak Kunjung Cair? Ini Caranya!

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar