Bantuan Subsidi Gaji Tahap 4 Tak Kunjung Cair ke BCA, Bank Jatim, dan Bank Swasta? Ini Penjelasannya

  Sabtu, 26 September 2020   Adi Ginanjar Maulana
Tangkapan layar pusat bantuan subsidi gaji di situs Kemnaker.

AYOSURABAYA.COM--Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan beberapa kendala penyaluran bantuan subsidi gaji/bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai tahap 4 sebesar Rp1,2 juta.

Dikutip dari bantuan.kemnaker.go.id, yang dipantau ayosurabaya.com, Sabtu (26/9/2020), ada beberapa poin penting yang menjelaskan beberapa keresahan masyarakat terutama yang masih belum menerima transfer uang.

Berikut beberapa kendala yang diperbaharui Kemnaker pada Kamis 24 September 2020:

Bagaimana mekanisme dan tahapan penyaluran BLT kepada pekerja?

Data penerima bantuan subsidi upah ini diambil dari data BPJS Ketenagakerjaan dengan batas waktu pengambilan data sampai dengan 30 Juni 2020 sehingga hanya peserta yang telah terdaftar pada batas waktu tersebut dan memenuhi  persyaratan. 

Data calon penerima bantuan upah dilakukan verifikasi dan validasi oleh BPJS Ketenagakerjaan sesuai kriteria dan persyaratan yang ditentukan. 

Proses penyaluran bantuan pemerintah berupa subsidi upah oleh bank penyalur dilakukan dengan pemindahbukuan dana dari bank penyalur kepada rekening penerima bantuan pemerintah melalui bank- bank BUMN yang terhimpun dalam Himbara (Himpunan Bank Milik Negara). 

Mekanisme penyaluran bantuan subsidi upah diberikan kepada pekerja/buruh sebesar Rp600 ribu per bulan selama empat bulan (Rp 2,4 juta) yang akan diberikan setiap dua bulan sekali. Artinya, satu kali pencairan, pekerja akan menerima uang subsidi sebesar Rp1,2 juta.

Informasi data yang belum mendapatkan bantuan subsidi upah ?

Penyaluran akan disampaikan s.d. akhir September 2020.  Pekerja/buruh harap menunggu s/d proses penyaluran selesai. Untuk tahap pertama dilakukan pengiriman tidak sekaligus, mengingat data rekening yang jumlahnya sangat besar.

AYO BACA : JADWAL PENCAIRAN BLT TAHAP 4: Penyaluran Berjalan Lancar, tapi Kapan Sampai ke Rekening BCA

Pekerja dapat meminta kepada perusahaan untuk dapat diajukan sebagai penerima bantuan subsidi upah sepanjang memenuhi persyaratan dalam Peraturan Menteri Nomor 14 Tahun 2020.

Bagaimana pengawasan penyalurannya dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran ?

Data penerima bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah ini telah dilakukan verifikasi dan validasi oleh BPJS Ketenagakerjaan, sebelum dikirimkan ke Kemnaker.

Dalam hal ini juga terdapat sanksi bagi pemberi kerja yang tidak memberikan data yang sebenarnya dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Jika pekerja yang tidak memenuhi persyaratan sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah Bagi Pekerja Buruh Dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah menerima bantuan ini maka yang bersangkutan wajib mengembalikan bantuan tersebut ke rekening kas negara.

Bagaimana proses pelaporan apabila data sesuai persyaratan tidak sesuai dengan data yang ada pada Buku Bank ?

Kementerian ketenagakerjaan akan menyampaikan ketidaksesuaian data kepada BPJS Ketenagekerjaan untuk disampaikan kepada perusahaan.

Perusahaan menyampaikan kepada pekerja terkait perubahan data, untuk selanjutnya pekerja mengupdate data sesuai dengan buku bank.

Data yang telah diupdate disampaikan oleh pekerja kepada perusahaannya.

Perusahaan menyampaikan data pekerja kepada BPJS Ketenagakerjaan setempat untuk selanjutnya dikirim ke Kementerian Ketenagakerjaan.

AYO BACA : Ayo Simak Alur Pencairan Bantuan Subsidi Tahap 4 yang Disalurkan ke Himbara, BCA, dan Bank Swasta

Kementerian Ketenagakerjaan menyampaikan perubahan data untuk dilakukan penyaluran kembali

Apa langkah Kemnaker buat pemberi kerja yang belum melengkapi nomor rekening pekerjanya untuk mendapatkan BSU?

Data penerima bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah ini didasarkan pada data yang diberikan oleh pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Kemnaker bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong pemberi kerja agar segera melengkapi data sesuai dengan persyaratan.

Pada akhirnya dana bantuan untuk pegawai bergaji di bawah 5 juta ini cair setelah tertunda beberapa hari. Bisa dijelaskan penyebabnya?

Tim internal Kementerian Ketenagakerjaan telah melakukan penelitian berkas digital data yang diserahkan oleh BPJS Ketengakerjaan.

Tentunya sebelum data dikirimkan oleh BPJS Ketengakerjaan kepada Kementerian Ketenagakerjaan merupakan data yang telah terlebih dahulu telah dilakukan verifikasi dan validasi untuk memudahkan kecepatan pencairan dana kepada pekerja/buruh. 

Akurasi validasi data pekerja/buruh sangat penting karena ketepatan sasaran program ini bergantung dari verifikasi data yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Kemnaker mendorong pekerja yang belum menyerahkan data nomor rekening ke BPJS Ketenagakerjaan supaya segera memberikan. 

Bahkan Menaker Ida berharap BPJS Ketenagakerjaan mengerahkan cabang-cabangnya untuk mendorong perusahaan yang belum memberikan nomor rekening pekerjanya supaya segera menyerahkan. 

Sementara kepada perusahaan yang belum menyerahkan data rekening pekerjanya, supaya segera menyerahkan. Pasalnya, perusahaan yang tidak menyerahkan data rekening pekerjanya akan diberikan sanksi administrasi berupa teguran sampai pada penghentian pelayanan publik.

Nah, buat kamu yang belum ada transfer di rekening BAnk BCA, Bank Jatim, dan bank swasta harap bersabar. Sebab, penyaluran ke rekening Bank BCA, Bank Jatim, dan bank swasta dari HImbara butuh proses waktu hingga diterima masyarakat.

Jika kamu masih penasaran, silakan kunjungi situs kemnaker.go.id untuk melihat masuk bantuan subsidi gaji/BSU atau BLT tahap berapa.

AYO BACA : Bingung Bantuan Subsidi Gaji Tak Kunjung Cair? Coba Cek Terus ke Kemnaker.go.id

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar