Seorang Ibu Ditangkap Polisi Gara-gara Dagang Sabu-sabu Sambil Gendong Anak

  Rabu, 07 Oktober 2020   Rizma Riyandi
MRY, ibu rumah tangga yang ditangkap dalam kasus narkoba. (istimewa/beritajatim.com).

SUMENEP, AYOSURABAYA.COM -- Seorang ibu rumah tangga di Desa Duko, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, diringkus polisi. MRY (31) ditangkap lantaran dianggap terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu-sabu.

Dilansir dari Suara.com, Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan, penangkapan terhadap MRY berdasarkan pengembangan dari AD, tersangka yang lebih dulu ditangkap polisi.

“Tersangka ini merupakan pengembangan dari penangkapan tersangka sebelumnya, yakni AD. Ia menyebut bahwa membeli sabu dari MRY,” katanya seperti dikutip dari Beritajatim.com--media jejaring Suara.com, Rabu (7/10/2020).

Petugas pun bergerak cepat meringkus MRY di rumahnya, sekaligus melakukan penggeledahan.

Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa 2 plastik klip berisi sabu, 325 plastik klip, 1 sedotan untuk takaran sabu, dan 2 sedotan bekas pakai sabu.

AYO BACA : Gedung DPR RI Dijual Rp5.000, Siapa yang Mau Beli?

“Tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU RI nomor.35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” terang Widiarti.

Informasi di lapangan, tersangka kerap bertransaksi sabu sambil menggendong anak kecil menggunakan selendang.

Mahasiswa Nyambi jualan Sabu

Seorang pemuda Warga Dusun Mandar, Desa Sapeken, Kecmatan Pulau Sapeken, Ajib Abdul Malik dibekuk aparat polsek setempat. Ajib ditangkap karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu.

"Tersangka yang masih berstatus mahasiswa ini ditangkap di rumahnya saat akan melakukan transaksi sabu," kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, seperti dikutip dari beritajatim.com, media jejaring suara.com, Kamis (17/9/2020).

AYO BACA : BANTUAN PESANTREN TAHAP 2: Hore, Sebanyak 88.278 Pesantren Siap Terima Duit!

Penangkapan pemuda 21 tahun ini berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai aktivitas tersangka. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi setempat mendapat informasi kalau tersangka di dalam rumah bersama sabu yang akan dijualnya. Petugas pun langsung melakukan penggerebekan.

"Saat digerebek, tersangka didapati berada di dapur sedang memilah/membagi sabu. Di depan tersangka ada sobekan plastik kecil yang berisi sabu seberat 0,1 gram, kemudian uang tunai Rp 200.000," kata Widiarti.

Penggeledahan pun dilanjutkan. Ternyata ditemukan satu poket/kantong plastik klip kecil berisi sabu seberat 0,34 gram di saku depan jaket jamper warna kuning kombinasi hijau

Selain itu, juga ditemukan seperangkat alat hisap terdiri dari 2 buah bong terbuat dari botol kecil plastik pada tutupnya terdapat dua lubang. Salah satu lubang tersabung dengan sedotan plastik.

Kemudian ditemukan juga 1 potongan pipet kaca, 1 plastik klip kecil, dan korek api gas warna ungu. Saat diinterogasi, tersangka mengakui bahwa barang bukti yang diamankan petugas itu memang miliknya.

"Kemudian tersangka berikut barang bukti diamankan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Dia dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," terangnya.

AYO BACA : Oppo Reno 4F Siap Bersaing ke Pasar Indonesia, Yuk Intip Jeroannya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar