5 Rekening Ini Tak Akan Terima BLT Pekerja Gelombang 2, Ayo Simak Alur Pencairannya!

  Kamis, 15 Oktober 2020   Rizma Riyandi
Ilustrasi--Uang (Pixabay)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Pencairan BLT Pekerja atau Subsidi Gaji Gelombang 2 akan dilakukan akhir bulan ini. Tentunya banyak pekerja yang sedang menanti-nanti dan harap-harap cemas. Pasalnya, berdasarkan pengalaman sebelumnya, banyak rekening yang akhirnya belum bisa menerima BLT pekerja.

Berdasarkan unggahan akun Instagram @kemnaker, ini 5 rekening yang tidak akan mendapatkan BLT. Lima rekeing ini juga menjadi kendala yang menyebabkan BSU atau BLT Rp1,2 juta tak bisa segera dicairkan ke rekening ATM kalian.

Berikut lima rekening yang tidak akan mendapat BLT Pekerja:
1. Rekening tidak sesuai nomor induk kependudukan (NIK)
2. Rekening yang sudah tidak aktif
3. Rekening Pasif
4. Rekening yang tidak terdaftar
5. Rekening telah dibekukan oleh bank

Oleh sebab itu, untuk mengatasi kendala belum cairnya uang BSU atau BLT ke rekening masing-masing calon penerima, kalian diminta memastikan rekening yang didaftarkan.

Kendala ini juga menjadi salah satu masalah yang menyebabkan subsidi upah untuk para pekerja bergaji di bawah Rp5 juta tak kunjung cair.

AYO BACA : Habib RIzieq Bakal Pulang ke indonesia dan Pimpin Revolusi, Begini Kata Istana

Alur Pencairan BLT

Dilansir dari Ayojakarta.com, berikut alur pencairan bantuan pemerintah kepada pekerja dan buruh formal yang tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan memiliki gaji di bawah Rp5 juta:

Pertama: Perusahaan melalui bagian yang mengurus sumber daya manusia (SDM) mendata pekerja yang terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan dan memiliki gaji di bawah Rp5 juta per bulan. Bagian SDM atau human resources development (HRD) mengumpulkan nomor rekening para calon penerima.

Kedua: HRD mengirimkan data nomor rekening para calon penerima BLT pekerja kepada BPJamsostek.

Ketiga: BPJS Ketenagakerjaan melakukan validasi terhadap rekening calon penerima BLT pekerja dalam tiga tahap.

AYO BACA : Permintaan Izin Hajatan di Tulungagung Naik Tiga Kali Lipat! Banyak yang Mau Kawin

Keempat: Setelah tiga tahapan validasi selesai, data nomor rekening calon penerima BLT untuk pekerja diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan.

Kelima: Sesuai dengan petunjuk teknis penyaluran BLT untuk pekerja, Kemnaker memiliki kesempatan sampai 4 hari untuk melalukan check list.

Keenam: Selesai check list, dana nomor rekening calon penerima BLT pekerja diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Ketujuh: KPPN menyalurkan BLT kepada bank penyalur yakni bank yang masuk menjadi anggota Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara).

Kedelapan: Bank Himbara lantas menyalurkan BSU ke rekening penerima secara langsung, baik itu rekening bank sesama bank Himbara, maupun rekening bank swasta termasuk BCA.

Dengan mengikuti alur tersebut, untuk para guru agama bukan PNS (honorer) sebagai calon penerima BLT Rp1,2 juta yang memiliki rekening bank swasta termasuk Bank BCA dipastikan membutuhkan waktu lebih panjang karena harus melalui transfer antarbank. Penjelasan tentang hal itu berulang kali disampaikan oleh Bank BCA melalui akun Twitter resmi mereka @HaloBCA dalam berbagai kesempatan.

AYO BACA : Jadwal Shalat Kota Surabaya 15 Oktober 2020

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar