KPI Tegur Keras Sinetron Kisah Nyata Indosiar

  Jumat, 16 Oktober 2020   M. Naufal Hafizh
Sinetron Kisah Nyata Indosiar

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM--Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melayangkan teguran tertulis untuk program siaran "Kisah Nyata" Indosiar karena menampilkan adegan percobaan pembunuhan dengan tongkat baseball secara berulang.

KPI, dalam situs resminya menuliskan deskripsi pelanggaran dan 7 Pertimbangan Putusan terhadap siaran “Kisah Nyata” tertanggal 6 Oktober 2020.

“Bahwa Program Siaran ‘Kisah Nyata’ yang ditayangkan oleh stasiun INDOSIAR pada tanggal 04 September 2020 pukul 13.21 WIB terdapat adegan percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh seorang wanita kepada temannya dengan cara memukul ke arah kepala menggunakan tongkat baseball secara berulang,” tulis KPI, dikutip Jumat (16/10/2020).

KPI pun menuliskan, “Memberikan sanksi berupa Sanksi Administratif Teguran Tertulis pada Program Siaran ‘Kisah Nyata’.”

Berdasarkan Peraturan Komisi Penyiaran Indonesia Nomor 01/P/KPI/03/2012 tentang Pedoman Perilaku Penyiaran Pasal 14 Ayat (2), lembaga penyiaran wajib memperhatikan kepentingan anak dalam setiap aspek produksi siaran.

Kemudian, lembaga penyiaran wajib tunduk pada ketentuan penggolongan program siaran berdasarkan usia dan tingkat kedewasaan khalayak di setiap acara.

Selain itu, program siaran wajib memperhatikan dan melindungi kepentingan anak-anak dan/atau remaja.

Sebelumnya, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberikan teguran keras kepada sinetron Samudra Cinta yang tayang di SCTV.

Teguran itu dilayangkan karena ada adegan yang dianggap melanggar aturan tentang norma kesopanan dan kesusilaan yang terdapat dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2012.

Adegan tersebut terjadi pada episode Samudra Cinta yang tayang pada 24 September 2020 pukul 19.43 WIB. Sinetron yang diperankan Rangga Azof ini memperlihatkan dirinya tengah berada di kasur bersama seorang Haico Van der Veken.

Kendati dalam ceritanya, lelaki dan perempuan itu berstatus suami istri. Serta mereka dalam busana lengkap. Namun, adegan keromantisan seperti itu rawan ditiru oleh anak.

Dikutip dari laman resmi KPI, Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo, mengatakan adegan seperti itu dinilai tidak pantas ditampilkan pada jam yang semestinya ramah anak.

“Kami menilai adegan tersebut memberikan pengalaman visual yang tidak baik. Adegan demikian juga tidak memperhatikan kepentingan anak. Anak masih rentan peniruan," kata Mulyo.
"Karena itu, kami menyatakan sinetron Samudra Cinta telah melanggar aturan dan patut mendapatkan sanksi,” imbuhnya.

Apalagi menurutnya sinetron itu masuk dalam kategori R alias Remaja. Di mana seharusnya memberikan sajian edukasi untuk penonton di usia tersebut.

"Mestinya tayangan sinetron berklasifikasi R ini mengandung cerita-cerita yang ada nilai edukasinya, budi pekerti, nilai sosial dan budaya, serta membangun remaja ke arah yang positif dan bukan sebaliknya," tutur Mulyo.

Surat teguran pun telah dilayangkap KPI kepada program tersebut pada 30 September lalu. Mereka berharap kedepannya program televisi bisa lebih banyak memberikan hal positif.
"Membangun masa depan generasi kita dengan tontonan dan cerita yang berkualitas, edukatif serta solutif,” katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar