BLT TERMIN 2: Masih Terdaftar sebagai Penerima? Cek di Sini!

  Sabtu, 17 Oktober 2020   Aini Tartinia
Ilustrasi bantuan subsidi gaji

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan adwal pencairan bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai Rp1,2 juta termin/gelombang 2 untuk pekerja formal bergaji di bawah Rp5 juta per bulan.

“Kami targetkan termin 2 mulai disalurkan pada akhir Oktober 2020 atau paling lambat akan dimulai awal November 2020 nanti,” ungkap Ida dalam keterangan resmi, Rabu (14/10/2020).

Ida menjelaskan, masing-masing penerima BLT atau BSU akan mendapatkan dana sebesar Rp2,4 juta. Namun, penyalurannya dilakukan dalam dua termin. Untuk termin 1, dana yang akan dikucurkan sebesar Rp1,2 juta. Begitu juga dengan termin 2, yakni Rp1,2 juta.

Sejauh ini, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) per 12 Oktober 2020, sebanyak 11,9 juta pekerja sudah mengantongi BLT atau BSU dari pemerintah. Jumlah tersebut merupakan hasil penyaluran subsidi upah dari tahap 1 sampai dengan tahap 5.

Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp37,7 triliun dalam menyalurkan BLT kepada pekerja bergaji di bawah Rp5 juta. Targetnya, dana itu disalurkan untuk 15,7 juta pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJamsostek per 30 Juni 2020.

Namun, Ida berniat akan menyerahkan sisa anggaran BLT atau BSU pekerja formal bergaji di bawah Rp5 juta kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Sisa anggaran akan diserahkan kembali ke Bendahara Negara. Rencananya, akan disalurkan untuk subsidi gaji/upah bagi guru honorer dan tenaga pendidik , baik di lingkup Kemendikbud maupun Kemenag,” katanya

Lantas, bagaimana cara mengecek apakah nama Anda masih menjadi penerima BLT atau BSU Rp1,2 juta tersebut untuk termin 2? Berikut beberapa metode untuk cek kepersertaan di BPJamsostek:

1. Via website

Cara cek status kepersertaand an saldo bisa dilakukan melalui laman sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Apabila belum terdaftar di laman tersebut, bisa melakukan registrasi dengan cara:

- Masuk ke laman https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/

- Pilih menu registrasi

- Kemudian isi formulir sesuai dengan data nomor KPJ aktif, nama, tanggal lahir, nomor e-KTP, nama ibu kandung, dan nomor ponsel serta email

- Jika berhasil, kalian bakal mendapatkan PIN yang akan dikirimkan melalui email dan SMS dari nomor ponsel yang didaftarkan

 

Sementara itu, berikut cara cek kepersertan BPJamsostek

- Masuk ke laman https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id

- Masukkan alamat email di kolom user

- Kemudian, masukkan kata sandi

- Setelah masuk, pilih menu layanan

2. Via aplikasi BPJSTK Mobile

- Unduh aplikasi BPJSTK Mobile di Android, iOS, dan BlackBerry

- Lakukan registrasi terlebih dahulu untuk dapat PIN

- Syarat registrasi di aplikasi BPJSTK Mobile antara lain nomor KPJ, NIK e-KTP, tanggal lahir, dan nama

- Setelah terdaftar dan login, peserta dapat mengethaui status kepersertaan BPJamsostek

- Kemudian pilih di “Kartu Digital”

- Setelah muncul tampilan kartu digital BPJamsostek, klik di tampilan tersebut

- Pada bagian bawah akan terlihat status kepersertaan BPJamsostek (aktif/tidak aktif)

3. Via kantor BPJamsostek

Cara cek status kepersertaan yang paling tradisional adalah datang langsung ke kantor BPJamsostek. Peserta BPJamsostek juga harus membawa persyaratan untuk mengecek kepersertaan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar