Demo Omnibus Law di Surabaya Kondusif Tapi 169 Orang Diamankan, Kenapa?

  Rabu, 21 Oktober 2020   Rizma Riyandi
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko. (Republika)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan, aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa dan buruh dalam menolak Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law di Surabaya berlangsung kondusif. Namun ada 169 orang massa aksi yang diamankan.

Dilansir dari Republika.co.id, mereka diamankan karena kedapatan membawa benda-benda yang membahayakan.

AYO BACA : Penyaluran BLT Termin I Sudah Capai 98,09%

\"Ada beberapa yang memang di luar penyampaian pendapat yang telah direncanakan, ada beberapa yang kita amankan dengan membawa ada bom molotov, kemudian pilox terkait vandalisme, dan miras. Ini sejumlah totalnya 169 orang. Namun ini masih proses pendalaman kita. Tentu kita tunggu penyidik akan bekerja,\" kata Trunoyudo di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (20/10).

Trunoyudo belum bisa memastikan kesemua yang ditangkap merupakan bagian dari elemen buruh, mahasiswa, atau pelajar. Trunoyudo menyatakan semuanya masih dalam proses pendalaman.

AYO BACA : Akhirnya Jatim Bebas Zona Merah! Daerahmu Masuk Zona Apa?

\"Nanti kita klasifikasi dulu, karena masih proses pendalaman dan penyelidikan oleh penyidik,\" ujarnya.

Trunoyudo mengungkapkan, ada sekitar 1.382 personel gabungan yang dilibatkan untuk mengamankan jalannya aksi. Personel gabungan tersebut terdiri dari aparat kepolisian, TNI, Satpol PP, pemadam kebakaran, hingga jajaran dari dinas pendidikan. Dinas pendidikan dilibatkan dalam upaya mengantisipasi keterlibatan pelajara dalam aksi yang digelar.

\"Ada 13 titik di luar dari instansi pemerintahan yang dijaga personel gabungan. Seperti jalur keluar masuk dan sentra-sentra ekonomi juga kita sebar kekuatan,\" kata Trunoyudo.

AYO BACA : Terbentur Gulungan Layang-Layang Saat Jogging, Agus Tewas Seketika

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar