Bupati Azwar Anas Jadi Satgas Omnibus Law, Demo Tolak Cipta Kerja di Banyuwangi Bentrok

  Jumat, 23 Oktober 2020   Rizma Riyandi
Massa aksi demonstrasi tolak UU Cipta Kerja dan Omnibus Law di Banyuwangi (Foto: Suarajatimpost)

BAYUWANGI, AYOSURABAYA.COM -- Gelombang protes massa aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja dan Omnibus Law di beberapa kota di Jawa Timur belum reda. Bahkan aksi yang berujung bentrok terjadi kembali kemarin, Kamis (22/10/2020).

Dilansir dari Suara.com, Jember dan Banyuwangi, demonstrasi dari berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa berakhir ricuh dan bentrok dengan aparat keamanan.

Di Jember misalnya, aliansi mahasiswa menolak beleid tersebut sempat rusuh. Massa aksi melempari gedung DPRD dengan batu. Bahkan juga terdengar suara semacam ledakan di sekitar lokasi demonstrasi.

Berbeda kasusnya dengan di Banyuwangi. Di kabupaten paling ujung timur Pulau Jawa, itu demonstran gabungan dari elemen mahasiswa dan buruh terlibat bentrok dengan kepolisian.

Akibat peristiwa ini dua orang dikabarkan masuk rumah sakit. Kabar demonstrasi rusuh berakhir bentrok di Banyuwangi ini juga ramai dan viral di media sosial Twitter.

AYO BACA : DPRD Sebut Sejumlah Proyek Pemkot Era Wali Kota Risma Mangkrak

Akun Twitter @Penjual Pakan Kucing mengunggah video rekaman bentrok antara demonstran dengan aparat kepolsiain. Diunggah malam tadi, cuitan akun ini segera direspons netizen.

Dalam cuitan tersebut juga dikabarkan ada 4 orang demonstran harus dibawa ke rumah sakit sebab mengalami luka. Rincianyya 2 orang masuk UGD sementara 1 orang cidera dan 1 orang lagi mengalami sesak napas.

Hingga berita ini diturunkan Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdianzyah Zeinardi belum bisa dihubungi.

Bupati Azwar Anas Jadi Satgas Omnibus Law

Elemen buruh dan mahasiswa di Kabupaten Banyuwangi nampak benar-benar kesal dengan bupatinya, Abdullah Azwar Anas. Mereka menggeruduk kantor bupati kemarin yang berujung rusuh.

AYO BACA : Menaker: UMP dan UMK Tetap Dipertahankan di UU Cipta Kerja

Demontrasi buruh dan mahasiswa menolak UU Cipta Kerja dan Omnibus Law di Pemkab Banyuwangi ini bukan tanpa alasan. Ternyata, menurut demonstran, Azwar Anas merupakan Satgas Omnibus Law.

Aksi kemarin sekaligus meminta keterangan dari Anas yang disinyalir turut andil dalam pembentukan UU Cipta Kerja tersebut.

"Kami meminta klarifikasi dari bupati kami Abdullah Azwar Anas, karena dia menjadi satgas Omnibus law dan menjadi salah anggota satgas penyusunan UU Cipta Kerja," kata orator aksi tegas.

Demonstran yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Banyuwangi Bergerak ini menyayangkan sikap Bupati Anas yang terkesan tidak Gentleman. Demikian diberitakan Suarajatimpost.com, jejaring suara.com.

Bahkan para demonstran juga menilai Bupati Anas bersikap kurang ajar karena seolah mengabaikan hak-hak rakyat dalam penyusunan UU Cipta Kerja.

"Bupati Anas itu kurang ajar karena tidak memberi tahu rakyat dulu, maka kami hadir di sini untuk memberi pelajaran kepada bapak bupati," ujarnya.

Mereka juga turut membentangkan puluhan kancut bekas di depan kantor pemkab berjejer dengan poster bertuliskan Kantor Satgas Omnibuslaw.

"Celana dalam bekas ini adalah simbol dari ketidak jantanan Bupati Anas yang terkesan sembunyi-sembunyi dan tidak pernah mau menemui kami rakyatnya yang ingin bersuara," katanya menyindir.

AYO BACA : Cegah Covid-19 dengan Konsumsi Kunyit! Perhatikan Khasiat dan Cara Mengolahnya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar